Yang Lalu – oleh Hanifa Rustanti

Ingin aku berdamai dengan waktu Agar tak ku temui lagi kegelisahan yang menderu-deru kalbu Pada hangatnya pelukan kata aku biasa mengadu Ingin aku terlelap dalam bingkai kenangan lalu Agar aku bisa mengganti hati yang lama dengan yang baru Aku mengaku tak ingin melihatmu bercumbu rayu dengan wanitamu Sungguh itu hal yang membuat ngilu hatiku Aku […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Kaku – oleh Hanifa Rustanti

Terduduk aku aku dalam kekakuan dibalik layar kaca yang berembun. Tak kuasa aku melenggok dengan hati tertatih-tatih Disini memang hanya ada aku dan diriku Aku dan sejengkal beban yang menjadi bayang-bayang disetiap aku tak dengan mereka. Tak dengan keramahan. Ini semacam pengasingan dari pada kegilaan dalam dunia imaginasi yang kubuat sendiri Aku membiarkan jiwaku melayang […]
Baca puisi selengkapnya…