Ku benci malam – oleh Gunawan

Ku benci malam… Hitam pekatnya mencekam Ku ingin tak ada malam karena perih rindu yang terus menghujam terombang ambing tak sanggup kuredam Ingin ku buang semua ini…. jauh ke sana,… lalu sudahi… Tetapi,………. aku tak tau mengapa hati selalu bertekuk pada naluri
Baca puisi selengkapnya…

 

Rasa cinta yang terpendam – oleh Gunawan

Di antara senja nan temaram biarlah ku pendam segala rasa ini hingga butir cinta itu menghilang, menapak jejak dan waktu……. Di antara langkah yang membentang rindu biarlah kusimpan dera siksa cinta ini hingga rasa itu melebur, membaur dan terkubur………
Baca puisi selengkapnya…

 

Kau pasti masih mengingatku – oleh Gunawan

Di ujung anganku….. di hamparan rindu di tempat yang tak pernah ku tau Kau bawa sepundak kegelisahanmu.. Kau tanya seribu ku jawab satu, itupun dengan kelu… Karena kegelisahanmu adalah ketakutanku. Kau pasti tidak mengerti dengan kebisuanku tetapi aku sangat mengerti mengapa engkau tak mengerti Di ujung langit yang jauh itu kau pasti masih mengingatku walau […]
Baca puisi selengkapnya…