Ku Menunggu – oleh Greety Marbun

Setiap hari aku selalu berpikir sampai kapan aku menunggu Setiap hari aku harus mengalah soal ini tapi sampai kapan aku harus menunggu Setiap waktu aku melihat dan kapan waktu itu berputar dan kapan waktu berhenti Setiap tahun aku berharap kamulah yang terakhir Aku harap kamu bisa aku andalkan, Tidak harus menunggu kehadiranmu aku harap kamu […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Kenangan cinta di masa lalu – oleh Greety Marbun

titik jemu sering menjadi benalu dalam pikiranku terasa penat sangat, terjun kedalam dunia ke hampaan melumpuhkan minat, memundarkan semangat saat itulah bayangaan wajahmu menerobos pintu hatiku ku coba bangkit penuh ke raguan tak kuasa,tak mampu ku menolah kehadiraanmu menuliskan lagi laur cerita cinta saat bersamamu
Baca puisi selengkapnya…

 

Untuk ibu tercinta – oleh Greety Marbun

ibu terimakasih atas kasih sayangmu yang kau berikan kepadaku ibu terimakasih atas cinta dan perhatianmu terhadap diriku selama ini ibu terimakasih atas bimbangmu selama ini kepadaku dan atas perjuanganmu ibu cintamu begitu besar terhadapku ibu kasih sayangmu begitu setia kepadaku ibu pengertianmu selama ini tidak pernah pudar terhadapku
Baca puisi selengkapnya…