Jangan lukai aku, Aku dendam, (Menunggu Janjimu) – oleh Goel A Pahit

Dulu aku lah yg selalu kau damba Diri yg selalu menyemangati hari-harimu Membuat berjuta warna tentang cinta Mengukir berbagai kenangan Telingaku selalu mendengarkan bahwa engkau ingin berlalu Menyisakan setitik luka yg perih di hatiku Ada apa dengan cintamu? Mengapa harus berlalu ketika waktu sedikit lagi akan sampai di perhentiannya Aku menangis beriring hujan Aku berpilu […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Di Ujung Jendela – oleh Goel A Pahit

Ku titip sedih di hatimu Karena aku sudah lelah menunggu di ujung jendela Hingga tanpa kusadari satu persatu bulu mataku tertidur Terbang di bawah angin yg datang tanpa permisi Kini aku menyadari arti hidup Berlaripun tiada bisa membuatku meraih apa mimpi-mimpiku Aku lelah, aku ingin menyerah, namun tidak kata emosiku Apa lagi menunggu di ujung […]
Baca puisi selengkapnya…