Harapan Abu – oleh Gandha Arum Syafira

Andai… Andai aku dapat mengulang memutar waktu Membalikkan warna kelamku agar jadi kembali biru Andai… Andai aku dapat kembali menghentakkan kakiku bersama kupuku dulu Tertawa bercanda Menangis berduka Tapi,semua hanyalah angan belaka Angan yang selalu terbayang nyata diatas penyesalan Aku tak tau harus melangkah kemana, ini kesalahanku… mengabaikan kupu demi secawan madu Yang manisnya akan […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Bunga,Kupu dan Kumbang – oleh Gandha Arum Syafira

Semua memang berawal dari titik kecil Aku tak pernah tau semua kan jadi seperti ini Kumbang yang dulu datang hanya untuk tertawa Kini semua itu datang menjelma ke dalam jiwa Mengapa kumbang itu datang saat aku tlah berada pada dekapan kupu Mengapa aku bmenyapanya datang dengan senyum manisku Seakan aku menantinya dengan sebuah asa Entah…. […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Asaku – oleh Gandha Arum Syafira

Aku… seongok daging dengan seutas pelangi warna Aku… segumpal darah dengan seutas harapan Aku mencoba cicipi hidup tuk dapat segenggam wacana Wacana yang kelak akan mengantarkanku kegerbang kehidupan nyata Tak semudah menghempaskan debu Tak semudah melemparkan batu Langkah demi langkah ku lewati Menyusuri ribuan sabana kehidupan Lambaian angin menanti,membawa ribuan perhelatan Tak kan beranjak pergi […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Fatamorgana Cinta – oleh Gandha Arum Syafira

seutas senyum terpancar indah hiasi bibirmu pancaran matamu seakan menjelma kedalam hati Seakan akan aku tlah mulai ada di dalamnya Benang benang cinta mulai merajut indah alur cerita Tapi… aku lupa akan sesuatu Dengan apa aku harus merajut jika tak ada jarum yang melengkapinya? Aku lupa, Aku tak ingat Jika…cintaku ini hanya sebuah fatamorgana Yang […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Sebuah Penantian – oleh Gandha Arum Syafira

sang mentari tlah digantikan oleh sang rembulan tapi,mengapa sang bunga hatiku belum juga datang?? diri ini duduk di bawah sang dewi malam… menanti angin malam kan datang membawa sebutir berita tapi…mengapa itu belum juga datang?? Ya Tuhan…. Dengarkanlah bisikan hatiku Dengarkanlah rintihan hatiku ku harap… Engkau dengar akan semua isakanku
Baca puisi selengkapnya…