Kenangan – oleh Fuja Dinda Nabila

Ku buka album usang yang berbisik “terimakasih”. Ketika ku menutup mata, aku dapat melihat mu. Aku dapat mendengar tawa mu. Bersamu dengan mu begitu luar biasa. Namun saat ku terbangun di pagi hari kau sudah tidak ada disana. Waktu begitu singkat. Dan sulit untuk di tebak. Dari jendela usang, aku dapat melihat sesuatu dari masa […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Bersama Malam ku menangis – oleh Fuja Dinda Nabila

Sepi,sunyi Malam ini Gemerisik daun,mengalaun pelan di telinga ku. Terpaan angin seakan memeluk ku. ku pandang langit, Terus ku pandang. Oh bintang, ingin ku ceritakan semua rahasia pahit ku. Oh bulan, rasa nya ingin sekali aku berteriak. Melepas semua kesakitan yang ada di hati ini. Malam dengarkan lah curhat ku. Malam lihatlah tangis ku.
Baca puisi selengkapnya…