Berdua – oleh Francisca Hefiana

Aku duduk didepanmu Menikmati setiap titik di wajahmu Dalam diam aku memuji Betapa indah setiap lekuk di wajahmu Aku tidak pernah bosan memandangmu Meskipun aku tidak tahu betapa bosan kau dihadapanku Atau Kita memiliki pemikiran yang sama? Tidak ada yang tahu Aku tidak pernah berharap kau memujiku dalam diam Aku hanya ingin tetap disini Duduk […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Pagi dan Malam – oleh Francisca Hefiana

Malam pernah berjanji bahwa ia tidak akan mengkhianati pagi Malam tetap pada gelapnya, dan Pagi tetap pada terangnya Tapi Pagi ini tampak muram Apakah malam mengkhianati pagi? Tidak, Pagi hanya ingin merasakan hadirnya malam Tanpa ia perlu mengkhianati Tapi kenapa malam ini terang? Apakah pagi mengkhianati malam? Tidak Rembulan hanya singgah Agar malam merasakan hadirnya […]
Baca puisi selengkapnya…