Cinderella 180 Derajat – oleh Firman Efendi

Kaki melangkah telusuri jalan setapak ku menjauh, ku pergi, ku melarikan diri dari keramaian hanya sunyi yang kurasakan, sepi dan ku sendiri Seperti semua sadalah salahku aku lelah, aku bertanya, mengapa selalu aku yang mengalah? bahkan Cinderella saja kan bahagia di akhir cerita meninggalkan sejuta kisah sendihnya di masa lalu
Baca puisi selengkapnya…