Setitik cahaya terakhir – oleh Fellychitas Risnawati

Sekali ini aku kembali berlari bersama mimpi melaju diantara benang-benang sejarah yang kusut kucoba menyulam kembali satu persatu memori yang tersisa dan waktu yang mungkin sudah larut tidak untuk menyesal tapi setitik cahaya terakhir yang terpancar dari dalam mungkin perlu untuk ku pertahankan dan aku masih disana dengan sejuta narasi yang unik berpengaruh untuk menghasut […]
Baca puisi selengkapnya…