Senyum dikaki senja – oleh Fathor Rasyif

sebelum aku menutup pintu aku sempatkan berdialog dengan pita batinku. bercerita tentang senyummu yang tertinggal dikaki senja. pintu jiwaku kini masih retak lantaran senyummu mereka sampai meretakkan dinding jiwaku. aku mencoba menyingkap jendela hasratku. melihat keangkuhan cinta yang menerobas pagar tua. senyummu yang tertinggal dikaki senja membuat aku mampu menunjukkan langit yang terhias asmara. dipangkuan […]
Baca puisi selengkapnya…