Sebutir mutiara – oleh Faid

Kilau kemilau raut wajahmu menjdikan sekujur tubuh ini menyebut namamu , menjadikanmu bintang diantara bintang_bintang malam . Kaulah yang menumbukan cinta dalam hati ini hingga ak tak ragu Lagi untuk selalu berjanji dengan kata setia sampai_sampai aku lupa akan kematian Sebutir mutiara inilah yang ku dapatkan dari dirimu yuni akan terus bersemayam menyinari langkah_langkahku meenjadi […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Ejaan Pagi – oleh Faid

Aku paham tentang kesetiaan mentari pada siang,dimana tak henti-hentinya ia menyapa dan menemui pagi,menemani siang , hingga pada genggaman senja… Aku kagumi sebuah pengorbananmu mentari ,dimna kau telah rela ditelan malam ,namun tetap saja kau tak miliki alasan untuk membuat jeda langkahmu demi bercengkrama bersama fajar…
Baca puisi selengkapnya…

 

Akulah Lelakimu – oleh Faid

Aku masih lelakimu yg sejati dan takkan mngurangi arti mski tak smua janji telah ku tepati … Setapak lagi yang kubutuhkan untuk segera sampai di pengaduan , banyak kata yg akan ku sebrangi antara cemoohan ,pujian hingga tak dpat ku gambarkan satu persatu . Nmun tetap akan ku singgahkan hati dan ktulusan ini padamu sang […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Cinta ini – oleh Faid

Semuga kesempatan masih ada untuk terus ku jelaskan bahwa cinta ini yang menjadikanmu istimewa , hingga cinta ini tak pernah mau tahu siapa kamu dan seperti apapun kamu Cinta ini menjadikan kekuranganmu sebuah kesempurnaan , membuat tangisanmu menjadi sebuah senyuman , menghadapi amarahmu dengan sebuah kesabaran , namun kadang cinta ini membuatku menangis , membuatku […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Yufaria – oleh Faid

Seakan bertemu denganmu memang tak pernah ku tulis sebelumnya dalam untaian do’a- do’aku , sebab aku tak tahu apa itu cinta , kasih sayang dan kesetiaan… Waktu begitu membuatku sangat berarti setelah aku berjumpa denganmu meski tak pernah ku rencanakan sebelumnya, karena darimu ku temukan makna cinta , kasih sayang yang sebenarnya ..
Baca puisi selengkapnya…

 

Rasa Suci yang terbalas Perih – oleh Faid

jika perasaan ini tetap tak terlihat di matanya , dan tak dapat dia rasa lewat kesucian hatinya , ap berarti aku bukan makhluk bumi tuhan ? ingin aku katakan benci pada dunia , karena dunia telah menyiksaku lewat perasaan suciku ini terhadapnya , dunia jg telah permainkanku yg hanya selalu melukiskan kemurungan di bwah langit […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Perempuan perempuan surgawi – oleh Faid

Kutatap cakrawala penuh kecemburuan , begitu leluasa aku melihatmu bermain-main bersama hujan , berbagi kehangatan bersama mentari , berbagi ketenangan dan keindahan bersama rembulan dan bintang … Ku baca seteguk air hujan diatap kamarku yang mengucur dari kesenyapan angin cerminkan sapaan bidadadari yg ku sembunyikan di balik tdurku …
Baca puisi selengkapnya…