Labirin Yang Menahan – oleh Fadya Putri

Mawar tumbuh diantara melati indah.. merekah.. namun salah. Bagai parasit yang harus dibasmi bukan tempat untuk tumbuh, apalagi bersemayam. Seperti itulah rasa yang kupendam Tumbuh secara diam diam Ditengah labirin pertemanan. mencoba menghilangkan, namun akar tumbuh semakin dalam. Kenyamanan menuntun kearah yang parah Meninggalkanku bersama jiwa yang resah. Terbalas olehmu seperti permintaan yang serakah apalagi […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Terpaku Masa Lalu – oleh Fadya Putri

Aku ingin kembali ke masa, saat aku benci akan menunggu saat aku benci berada disitu di masa terburuk, untuk hari terbaikku aku lelah dengan semua itu, sejalan waktu dan detik berlalu hari taklagi bertemu untuk kita kembali bersatu kau berubah bagai kupu2 bak terbang menjauh tanpa lagi ku tau. tak ada lagi cerita yang berlaku […]
Baca puisi selengkapnya…