Luka (Harga) Diri – oleh Emilia Kurniasari

Perkara menghargai dan dihargai memang sulit dipahami Kekesalan yang memuncak menjadi pilu tersendiri Mendengar duri tajam kalimat manusia sebetulnya biasa Hanya rasa hati ingin mendendam tak bisa dihempas Urat malu bahkan kiat melonggar Hampir putus tersambar amarah Perban sekian gulung mungkin tak mampu membalut luka Tersisa rintihan kesakitan yang tak habis dimakan masa Bukan gila […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Hanya Berubah – oleh Emilia Kurniasari

Di tengah keheningan malam Air mata itu jatuh lagi Entah sudah berapa banyak Air mataku jatuh di pipi yang sama Beruntungnya aku kali ini Hanya setetes air mata yang kutumpahkan Hanya untuk orang yang tak tahu terima kasih Diberi sedikit akhirnya menjadi Terkadang aku ingin menumpahkan kekesalanku Pada orang yang menghargaiku saja tidak pernah Namun […]
Baca puisi selengkapnya…