Akankah? – oleh Edyna Putri Fortuna

Aku masih melangkah kaki ku perlahan menuntunku ke sebuah ruangan Aku duduk di atas kursi kayu yang mulai rapuh Berharap seseorang yang kunanti akan segera datang Kemudian seorang datang mengetuk pintu Siapakah gerangan? Apakah dia yang kunanti? Benarkah itu dia? Namun… dugaanku salah Sosok itu menghampiriku Dengan berlinangan air mata Bibirnya mengeluarkan kata – kata […]
Baca puisi selengkapnya…