Cinta sudah terlambat – oleh Dwi Kurniati

Di saat rasa mulai menyapa Kedekatan menjadi indah Di saat cinta mulai tumbuh Indah kehidupan sangatlah nyata Disaat hati telah terbuka Siapa saja dapat terlena Disaat semua menjadi satu Rasa kehilangan sangat di takuti Pergi ia tak tau kemana Hlang bagaikan tertelan bumi Serasa hampa kehidupan ini Mengapa semuanya terjadi !.. Di saat semua telah […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Amarah Guru – oleh Dwi Kurniati

Ketika… Keramaian datang… Kesalahan terjadi, membuat ia melayangkan benda! Memaki setiap orang yang ada! Semua orang mendapat hadiah! Semua orang mendapat makian! Mendadak kesunyian datang akan kemarahannya, ia berdiri! Tunjuknya seorang yang membuatnya marah! Berdiri ia disebrang di depan tembok berwarna kuning Bertanya-tanya tentang kesalahan Semua mata menatap Papan besar ikut menjadi saksi bisu Coretan […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Tetap Tersenyum – oleh Dwi Kurniati

Ketika… Mantan dan Teman menjadi satu yang terikat Bagaikan Pohon dan Akar yang telah menjadi satu Indah penghijauan dalam satu laksana Tawa besar menjadi nyata Bersatu mereka dalam ombak kekesalan Mengecok bunga ditepian yang memekar Merusak setiap tangkai demi tangkai Mengugurkan daun daun yang mulai tumbuh menjadi nyata Seperti kaktus yang hidup di es Dingin […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Bosan – oleh Dwi Kurniati

Katakan jika kau bosan Katakan jika kau tak ingin diusik Katakan jika kehidupan mu menjadi beban Katakan jika memang ingin kau katakan Jangan membuat seolah kau membenarkan Jangan berbicara jika kau tak ingin Katakan saja semua, biar selesai! biar bebas! Atau.. aku harus bertanya.. Agar kau berbicara! Bosan aku dengan semua, rangakaian kata yang telah […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Move On – oleh Dwi Kurniati

Sepi.. Sunyi.. Aku sendiri.. Tak satupun dari ribuan orang yang mengerti… Hampa semua hilang begitu saja… Kenangan indah terbuang sia” Hidup tiada serasa berarti … Menunggu kematian menjemput, yang tak tau kapan ia datang Menunggu sosok orang yang tak tau siapa dirinya Mengharapkan kembali sosok yang tak tau keberadaannya Meninggalkan semua kenangan” indah Menghapus semua […]
Baca puisi selengkapnya…