Ku ingin lebih lama bersamamu – oleh Diyah Anggraini

Dalam benakku aku hanya bisa membayangkanmu Dalam batinku aku hanya bisa mengenangmu Batinku terasa teriris pedih ketika aku merindukan kasih sayangmu Dibawah gundukan tanah kini kau baring Rasa cintamu yang membuatku bisa tersenyum Seketika musnah kau bawa disaat kau hembuskan nafas terakhirmu Kasih sayangmu yang membuatku bisa ceria Seketika hilang kau bawa disaat kau tutup […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Dengar Hatimu – oleh Diyah Anggraini

Ketika kata perpisahan tidak dapat terhindar Diriku hanya tertegun mendengarkan tak bisa bibirku berucap untuk mencegahmu pergi Aku hanya bisa tersenyum pedih meskipun air mataku tak dapat mengalir layaknya kepedihan Rasa cinta kita begitu hebatnya namun sangatlah rapuh Aku tidak akan pernah menyesali pertemuan ini Saat takdir harus berbicara lain aku akan terima ini Diriku […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Aku Merindukanmu Kasih – oleh Diyah Anggraini

Sekilas bayangan senyummu dibenakku Rasanya belum cukup bagiku jika aku tak mendengar suaramu Entah kemana dirimu sekarang kasih Kau bawa cintaku bersama bayangmu Dikala senja biru terbiasa kau ucapkan kata cinta untukku Dengan bahasa yang lembut kau sapa aku Bersama senyummu hatiku merasa damai Sayang saat ini kau berada dimana aku merindukanmu
Baca puisi selengkapnya…

 

Aku akan Berpisah – oleh Diyah Anggraini

Waktu ini ternyata cepatlah berlalu Berjuta waktu aku dan diriku selalu bersama Dalam menjalani hidup yang salah aku dan diriku selalu selalu bersama Ketika mulai mengenal dosa aku dan diriku pun bersama Pada waktu jalan terang mulai dilalui aku dan diriku pun bersama Segala usaha ditempuh untuk membersihkan aku dan diriku dari segala lumpur Telah […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Rindu Pekukan Bunda – oleh Diyah Anggraini

Bunda bunda bunda kusebut beribu kali Aku berharap engkaupun hadir dan aku menantikan engkau Aku rebahkan ragaku tanpa berhenti aku memangilmu Lalu kerinduanku tidaklah dapat aku bendung Tetesan air dari kelopak mata pun jatuh menetes Harapanku tetaplah sama Biarlah bunda hadir dalam tidurku Maka akan aku katakan padamu bunda aku merindukan pelukanmu Aku ingin baring […]
Baca puisi selengkapnya…