Mufakat Sekerat Sepakat – oleh Dipa Nusantara

Mengganti bumi pertama dengan aksara Rima lautan kerat membelah asa dan realita Mulut puisi melafalkan vibrasi rasa Semua lirikmu mengadu Kurawa dan Pandhawa Karena segala hasratmu telah punah Semenjak sajak membeku tak bergerak lumrah Sehingga semua hanya sia-sia tanpa makna Seperti bersujud pada kaki pasar berselera Kita hidup di bumi yang bertahan hidup Menjadi aktiv […]
Baca puisi selengkapnya…