Ketika Air Mata Berbicara – oleh Diki Pahrozi

Ketika air mata berbicara karena hati yang terluka dan saat itulah air mata bicara Mulut yang seakan dulu bicara kini terdiam seketika dan saat itulah jiwa tak berdaya Satu kata pun tak terlontar hanyalah tetes air mata yang keluar dan saat itulah tangan bergetar Sungguh kau wanita tak punya hati beraninya kau hianati cintaku ini […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Indonesiaku – oleh Diki Pahrozi

Jajaran pulau-pulau terbentang luas senyum ramah para penduduknya serta beraneka ragam budayanya Tak lepas dari semua itu negeri ini,bangsa ini,kebudayaan ini adalah berkat dari pahlawan pejuang negeri ini Darah-darah para pahlawan yang dulu merah kental kini telah berubah menjadi putih cair bagaikan air yang bening Maka dari itu bangsa Indonesia dikenal dengan julukan tanah air […]
Baca puisi selengkapnya…