Bersama Luka Yang Pernah Datang – oleh Diah Meyshita Utari

Kau tahu aku berjalan ditengah gelapnya malam.. Bersama hiruk pikuknya hati… Kau tahu betapa dalamnya goresan hati yg menyayat kalbuku!! Kau tahu itu.. Tapi mengapa kau menghiraukan… Menyimpan rasa yg aku tak tahu… Terkadang rasa sakit itu tiba-tiba datang… Terkadang rindu menemaniku… Terkadang rasa benci pun bersama kenanganmu… Jelas” kau yg berbahagia.. Kau yg selalu […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Rasa ini Hadir – oleh Diah Meyshita Utari

Kepada siapa aku akan bercerita Kepada siapa aku akan mengadu tentang perasaan ini Mungkin Tuhan lah yang menjadi pendengar setiaku Bercerita tentang hadirnya rasa ini Bersama sebait kata yang menjadi pengantar rinduku Bersama untaian do’a yang terselip nama terindahmu.. Tuhan, egokah aku jika aku merayu-MU Merayu tuk menjadikannya seorang penuntunku menuju Syurga-MU Aku hanya bisa […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Cinta tak Terkata – oleh Diah Meyshita Utari

Terkadang aku menyebutmu bintang Yang hanya sekejap indah lalu memudar Memudar ketika langit malam menjelma pagi Jangan pernah kau datang kembali bintang Pergilah untuk kebahagiaanmu Jangan pernah mencari jika hanya sebatas rindu Adakalanya kita sama-sama tuk mencari Saling merindukan dalam do’a Selalu kusimpan nama terindahmu diantara skat hati yang kosong Ada satu keinginan tuk mengungkapkan […]
Baca puisi selengkapnya…