Sesal – oleh Desy Tresna

Hening sunyi sepi sendiri Hitam pekat gelap gulita Tak ada sesosok bayangan menghampiri Tak ada setitik cahapun bersinar Hanya angin yang menemani Menari lembut mengusik raga Berhembus lambat mengajak pergi Meniup perih yang tak kunjung reda Kemanakah purnama pergi.? Disaat mentari tak kunjung kembali Disaat nafas mulai terhela hela Disaat gejolak rindu kian memanas Kapankah […]
Baca puisi selengkapnya…