Siapa tau, pria bisu – oleh Della Fauziah

Malam ini aku merindukan mu Air mata yang mengalir di pipi ku saat mengenangmu Hujan turun basah dengan kenangan Jalan kosong kelabu terasa begitu panjang kita bintang yang jauh sejak awal kita di warnai warna yang berbeda dan di penuhi aroma yang berbeda sekarang kita berpisah dan berjauhan Saat ku buka jendela kemurungan Hujan jatuh […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Hujan – oleh Della Fauziah

Rintih air membasahi Beribu nafas, beribu jiwa.. Rintik air menggenangi Seluruh ruas yang ada.. Mengalir, tuk sucikan kesalahan Turun dengan damai,, Dihentak gemuruh badai Mengalunkan ketenangan Menggoyahkan kedamaian Ada sunyi,, tatkala sepii Tak jarang menggema bergemuruh Temani raga, iringi nyawa Karena menusia kau jadi musibah Dari Tuhan, kaulah anugrah… Hujan – oleh Della Fauziah Bandung […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Jangan Hilang – oleh Della Fauziah

Mata ini bagai telaga, Melihat takdir yang tak bisa diduga Sekarang dia ada Usah lagi kuberlari tuk melirik dalam detik, JANGAN!! Janganlah dia seperti mereka Jangan pergi tiada pamit Jangan hilang tak tinggal jejak Bagaimana kukan sanggup? Air mataku kian surut Lebih baik mata kututup Izinkanku tak lagi melihatnya Meski untuk selamanya Biar, biarkanlah ku […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Apa itu cinta?? – oleh Della Fauziah

saat mata menatapnya,, saat jantung berdetak,, saat hati ini berteriak,, saat senyum ini berbicara “karenamu kubertahan hidup,, untukmu ku tetap berdiri,, senyummu, kebahagiaanku meski senyum itu bukan untukku,, senyumanku, juga rasa sakitku adalah dirimu, sekarang hanya kamu” tapi yang kau bilang berbeda. dan ternyata bukan itu semua,, cinta bukanlah rasa cinta bukanlah sikap cinta bukan […]
Baca puisi selengkapnya…