Kau – oleh Aufa

Kau, adalah orang yang sangat menyulitkan. Kau acak aku sehingga aku tak mampu mengenalmu. kau terbit di saat ku pergi, dan kau tenggelam di saat ku datang. Kau, adalah orang yang ku benci. tetapi hatiku tak bisa menampik, bahwa kau Cinta Pertamaku. Kau, selalu memaksakan kehendakmu ! Kau selalu membunuhku dengan lidah tajam mu. Tetapi […]
Baca puisi selengkapnya…