Rindu Kamu – oleh Aris Rinaldi

Merindukan seuntai angka. Berbilang ganjil, terhitung genap. Matematika tak kunjung hadir. Dalam kesepian limit hari-hari ku. Eksponenkan hati, kuadratkan jiwa. Kian merambat ion-ion cinta. Getarkan cinta dalam elektrolit hati. Asam-Basa cerita telah terukir. Menyentuh buffer dengan kehangatan. Telah lama cinta ini terhidrolisis. Bersama reaksi diluar sistem. Entalphi kasih sayang tak urung negatif. Rasa cemburu kian […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Langit Senja – oleh Aris Rinaldi

Dirimu sungguh menarik hati Langit senja pun terdiam diri Paras indah cantik mu duhai melati Langit senja pun merengut iri Pancaran sinar wajahmu duhai kekasih Langit senja pun tertunduk pasi Senyuman indah penuh pesona Langit senja kian merana Tatapan mata menyentuh jiwa Langit senja tak berdaya Bibir tipis merah menggoda Langit senja tunduk tak menyapa […]
Baca puisi selengkapnya…