Doa – oleh Aprianto Kurniansyah

Jika bibir tak mampu mengungkapkan maksud hati biarkan gerak memberi insyarat Jika aku menjadi bisu karna memendam rahasia biarlah aku mengabakaikan tanya Jika aku harus menerima apa yang diberi dimana letak pilihanku sebagai manusia Rasa penasaran menjadi sebab akibat dunia menjadi berwarna Bola pasti bulat Tekat harus kuat Aku hanya ingin selamat Oh. . Para […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Batas – oleh Aprianto Kurniansyah

Indah, hatiku merasa kaulah makhluk terindah Rela, aku rela seperti kerang yang harus melepas mutiaranya Cinta, mereka menyebut rasa kagum ini cinta Tapi benar kah ini cinta? Cinta pada pandangan pertama Tapi mengapa aku dan kamu seperti es yang kan binasa ketika menginginkan api di dekatnya Takdir, Alasan pertama yang dikatakan mereka memisahkan kita Lantas […]
Baca puisi selengkapnya…