Bahtera mimpi – oleh Anik Mariyani

Dalam hamparan duka yang kian menjerat jiwa yang Semakin petang kurasa Dalam angan-angan, terbang Sejauh-jauh mata kedepan memandang Hati bagai tersayat tajam pedang tak berperang Hidup dalam kematian Bukanlah suatu impian kehidupan Aku yang bernyawa ini Seberapapun jauh, inginkan hidup penuh peluh tanpa keluh Peluh tak berujung kebusukan jalan buntu Peluh bercampur nada-nada hidup bertahta […]
Baca puisi selengkapnya…