Gita Sedih Hujan Kemarau – oleh Andika Mentaruk

Kesetiaanku memaksa gita, Tak ku sangka menyamarkan taram-temaran kata, Nyanyianmu ku anggap pesan makna Satu dua kata isyarat pesona Kini bersama hujan perasaan mengalir, Meresapi tanah bersama pasir kemarau Namun menyimpan bekas retak sihir, Sembari menyesal menangis terjungkir, Ah, sungguh hebat hujan itu, Ia mendahului aku dan terik panas waktu, Terbayang hujan datang terlambat Lalu […]
Baca puisi selengkapnya…