Aku Bukan – oleh Alda Yuliana

Aku bukan sang pujangga Yang merangkai kata dengan indahnya Aku bukan sang pahlawan Yang berkarisma menawan Aku bukan seorang peri Yang mengayunkan tongkat seauka hati Aku bukan seorang bidadari Yang berparas cantik dengan tingkah gemulai Aku bukan sang pelukis Yang melukis tanpa batas cakrawala Aku bukan sang penggembala Yang menggembala diantara rumput berbaris Tapi aku […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Pencurah Jiwa – oleh Alda Yuliana

Tuangkan segala rasa Hingga kau tak merasa Hilangkan segala derita Hingga bahagia tercipta Bersandarlah Agar kau tak merasa lelah Tapi jangan berhenti Karena ini sangat berarti Wahai pencurah jiwa Disini ada sebuah hati yang hampa Segeralah kau bawa Isi dengan berjuta rasa Oh Tuhan Ini hanya sebuah khayalan Siapa sang pencerah jiwa Tak kan kutemukan […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Manisnya Awal – oleh Alda Yuliana

Memang manis ketika pertama Tak sedikitpun pahit terasa Senyum yang kau lengkungkan Untaian kata yang kau ucapkan Memang semanis madu Setiap hari kau menyapa dengan tulus Setiap hari kau berkata manis Dengan parasmu itu Tapi semuanya sirna Begitu saja Ketika waktu berlalu Dan wajah tak pernah bertemu Sebuah awal yang manis Berakhir dengan sinis Kau […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Ilusi – oleh Alda Yuliana

Kau memberi harapan Kau memberi kepercayaan Kau berikan senyuman Kau berikan segalanya Tapi itu tak bertahan lama Hanya sekilas saja Bagai ilusi semata Fariasi hidup didunia fana Kau diamkan Kau asingkan Kau acuhkan Sebuah harapan dan kepercayaan Kami tak menengadahkan tangan Kau datang dan mengulurkannya tiba-tiba Ketika kami akan berdiri tegak Kau lepaskan begitu saja […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Indonesia – oleh Alda Yuliana

Tanah airku Negeri tercinta Disini kutinggal Menikmati keindahanmu Daratan yang terhampar luas Lautan yang membentang disekelilingnya Penuh dengan harta karun yang berharga Tanah Indonesia Hutan yang terhampar bak permata zamrud Laut yang membentang bak permata safir Gunung-gunung yang menjulang tinggi Bagai kristal yang berkilauan Seribu pulau Seribu budaya Tetapi tetap satu Yaitu Indonesia Tanah kelahiranku […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Dia – oleh Alda Yuliana

Dia yang kukagumi Dia yang terhebat Keberanian bagai singa Kesabaran bagai laut tak bertepian Berani menerobos semua rintangan Sabar menghadapi mulut-mulut ganas Dia tetap berdiri Bagai tembok besar Cina yang kokoh Dia melahirkan ide-ide gila Tapi memukau ketika terpikir Dia menyeru para insan Seruannya mampu mengoyak langit Dia seorang pemimpi Yang mempunyai tekad dan semangat […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Berhenti Bermimpi – oleh Alda Yuliana

Sampai disini Ditempat ini Tak ada lagi jalan Ini jalan buntu Aku harus memutar kemudi Mencari jalan lain Adakah jalan lain yang bisa kulewati? Yang bisa kulewati bersama mimpiku Jika tak ada Maka sudahlah Harus kuakhiri semua ini Mungkin aku harus berhenti bermimpi Tapi aku sang pemimpi Aku punya berjuta mimpi Untuk ku wujudkan menjadi […]
Baca puisi selengkapnya…