Rindu – oleh Aidyl Supriansya

Di kamar kecil ini Ku telentangkan badan Cicak-cicak berpagutan meledeki kerinduan tercipta stlah perpisahan Virusnya mematikan kegairahan hidup Pena & buku jadi saksi dikamar kecil ini ku lukis senyummu,ayu wajahmu mancung hidungmu, harum aromamu Rindu menggebu, bergelora… Sayup-sayup gerimis bernyanyi dimalam sepi Badan menggigil hati teriris Rindu meluap tak terbendung Ku ingin dekap tubuhmu menghirup […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Kesetiaan Cintaku – oleh Aidyl Supriansya

Sabar & tegar bagai karang diterpa ombak. Kesetiaan tetap bertahan untuk cintamu. Tak ada lagi wadah & ruang kosong di hatiku, yang tlah terbanjiri oleh lautan cintamu. Jika suatu hari ombak itu membawa ku kedalam dasar lautan. Cintaku segera membara, hingga lautan menjadi hamparan gersang. Aku tak takut pekatnya malam yg samarkan mataku tuk memandang […]
Baca puisi selengkapnya…