Pulang – oleh Ahmad Mashudi

Kau pulang.. Di sendang air pancur dekat hutan.. Membasuh wajah menenggak gerah.. Dari jatuhnya lelah melangkah.. Bersandar pada batu besar sejenak menghela nafas.. menunggu keringnya badan dari keringat usaha.. Lemas tertegun meratap dalam penat.. Sesekali terseyum yakin akan harapan yang akan datang..
Baca puisi selengkapnya…

 

Goldangle – oleh Ahmad Mashudi

Melampui waktu yang berjalan lari, Antara aku dan kamu.. Terkenang kisah tiada mungkin akan terhapus Aku bersamamu.. Tak terhitung angka apalagi bilangan.. Cukup tersimpan dalam anggan,. Suka cita kita alami berdua.. Tertawa ria meski dalam prahara, Tiada henti aku mecintaimu.. Walau pahit akan tetap ku lahap.. Tak akan pernah aku berpaling.. Karenamu aku tetap terseyum..
Baca puisi selengkapnya…