Maaf – oleh Adi Chandra

saat duduk diam termenung Untuk menghilangkan rasa lelah dihti Terbisit difikiran tentang Seseorang yang pernah singgah dihati yang dulunya pernah hadir dalam hidupku Yang dulunya pernah memberitahuku tentang apa artiya cinta Kini semua telah menjadi kenangan Yang tidak mungkin pernah bias aku lupakan Mungkin , ini semua memeng takdirku Yang tidak mungkin aku menolaknya Karena […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Perasaan yang terpendam – oleh Adi Chandra

Aku tidak tahu harus mulai dari mana Yang pasti perasaan ini sangat mengusikku Perasaan yang dulunya biasa-biasa saja Kini berubah tak karuan Bahkan aku sendiripu bingung dengan perasaan ini Mungkinkah itu cinta sebatas sahabat Ataukah lebih dari itu Yang jelas perasaan ini sangat membingungkanku Aku tahu telah menyakitimu Aku tahu kalau kamu kecewa dengan perbuatan […]
Baca puisi selengkapnya…