Sungguh manis diawal – oleh Adelia Kusumaningrum

Hai kau.. Kawanku baru sekarang sudah merenggut teman teman sejatiku Sedih rasanya Jiwa ini terasa hampa tanpa kalian Suka duka yang kita lewati bersama Sudah menjadi kenangan kita saja Tangis ku terdengar Tanganku mengepal Wajahku yang kelam, Aku sudah tidak sanggup menjalani hidupku Tiadakah yang bisa menghiburku Terdengar canda tawa mereka Seolah aku disudutkan Kenapa […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Kenapa harus selalu aku? – oleh Adelia Kusumaningrum

Tuhan.. Aku hanya manusia biasa Bapaku, orang yang kucintai telah pergi Ibuku,orang yang kucintai pula.. Kenapa kau ambil kembali mereka berdua Kini aku tinggal seorang diri.. Hari demi hari kujalani.. Susah payah kuharus bekerja Apakah jalan hidupku memang begini? Apakah aku terus seperti ini? Kenapa? Mungkinkah aku telah menyianyiakan mereka.. Sungguh aku telah menyesal.. Aku […]
Baca puisi selengkapnya…