Dunia yang terbatasi – oleh Achmed Faiz Yudha Siregar

Saat ini aku mengamati di keramaian yang bagaikan sepi Bukan berarti aku tidak bersosialisasi tetapi banyak orang orang yang sibuk sendiri Sekelilingnya seolah hanya tepi Tepi yang membatasi untuk berinteraksi Yang hanya memikirkan diri sendiri teknologi yang membutakan hati Saat orang hanya bisa menatap ke tepi Yang bisa membuat orang tidak peduli Sekaranglah saatnya untuk […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Rindu yang dulu – oleh Achmed Faiz Yudha Siregar

Hari demi hari terlewati Pikirku tak sama lagi Apa yang dulu kurasakan itu Nyatanya masih ada Setiap waktu aku mengingatnya Aku berpikir Aku merasakan Ada yang kurang di benaku Apa itu Seperti cangkang tanpa isi Inginku menyampaikannya Apa yang ada di dalamnya seperti aku ingin menuangnya Tetapi apa itu hati yang pilu berbisik Itu rindu […]
Baca puisi selengkapnya…