Untukmu – oleh Achmad Naovan

teruntuk kamu yang tidak pernah memberikan pengakuan yang sebenarnya.. berbicara dalam hati mudah pemikiran yang membludah sandiwara demi perasaan bersembunyi karena ketakutan terbukalah wahai sanubari berteriaklah dengan lantang kalau kau sudah muak bercengkrama dengan ketidakjujuran rangkailah irama merdu demi kebebasan dan demi pembiasaan akan kebahagiaan tusuk aku dengan mulutmu jika memang itu maumu rayu aku […]
Baca puisi selengkapnya…