Kisah Sebuah Duka – oleh Aameer Roheng

Ia mencari sesobek kertas, ingin di tulisnya deretan kalimat gambaran perasaan. Di tariknya pena yang tajam, di coretkannya aksara demi aksara. hasrat di batin meluap mengurai air mata, mengingat getir hidupnya di masa silam. Betapa hati menjerit meski tak terdengar, namun keras terbaca dari sikap jemari yang menggenggam pena. Di sandarkan bahunya seusai sajak itu […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Ingatlah Siapa Kita – oleh Aameer Roheng

Ku dengar gema suara Ayah ku. Kata yang selalu dia ucapkan padaku. Sebuah motivasi dalam tanda tanya. “Ingatlah.. Siapa kita!!!… Yang terlahir di tanah yang kering tandus Yang tumbuh dan membuang peluh Hidup penuh rintangan Singkirkan beban sarat di pundak. Kelak kau tumbuh dewasa Langkahkan kakimu dengan berurut dan benar Dunia ini panggung sandiwara Berjalanlah […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Tuhan dan kesendirian – oleh Aameer Roheng

Rembulan emas tersenyum di langit kelam meronai hitam wajah bumi tertuanglah keindahan mengalir di mata catatan Kuasa Tuhan Sinar tajam merujah meruah jiwa sunyi Malam dan keindahan Lukisan Sang Penguasa Aku terkesima Hati berbisik bahasa Tuhan segala puji ku dendangkan nyanyian batin Ku temukan maknanya kesendirian segala cara Tuhan yang tak dapat terhitung untukku dan […]
Baca puisi selengkapnya…