Kecewaku – oleh Rainbee

Malam itu kau mengucapkan janji padaku Dengan senang kusambut dirimu dan menantikan janji esok mu Ku mencoba persiapkan segalanya Ku menanti hingga fajar telah tertutupi matahari Aku masih menanti dan menanti Namun kau tak kunjung hadir Dimana dirimu kini ? Lupakah engkau dengan janji mu semalam ? Lalu kau datang dan mengatakan hal yang mengecewakan […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Manusia – oleh Noverdy.R

Engkaulah makhluk ciptaan Tuhan Diberi karunia akal pikiran Hal-hal yang tak bisa dilakukan Dituntaskan dengan akal pemberian Tuhan Oh Manusia Tapi mengapa kau salah gunakan Akal pikiran pemberian Tuhan Bahkan ego-mu melebihi hewan Oh manusia Kau hancurkan semua hutan Kau cemarkan seluruh lautan Bahkan kau musnahkan hewan-hewan Kau tak menghargai ciptaan Tuhan Kau tak berarti […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Jerita Kemiskinan – oleh Wiliana Andafis

Ramainya koruptor dinegri ini Yang sering dikupas setiap hari Melahap yang bukan haknya Menelan yang bukan jatahnya Jauh dari sudut kampung Terdengar rintihan kemiskinan Yang menyesakkan dada Dan mampu meneteskan air mata Koruptor tak hanya haus akan harta Tapi juga gelap mata terhadap imannya Andai,,,, Kau bisa menyapu kesedihan itu Andai,,,, Kau bisa mengalirkan tawa […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Peduli atau Egois – oleh Riza Aulia Akfiyani

Entah karena aku peduli… Atau karena aku egois… Aku tak suka caramu menutup luka Kau rapuh tapi berpura-pura seperti baja Tak apa jika semua orang tahu Tentang lukamu yang kini sudah membiru Senyummu tawamu sungguh bahagia Tapi pandangan matamu sendu Bicaramu indah penuh makna Tapi di mataku kau semakin terlihat pilu Mungkin kau tak pernah […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Rasaku – oleh Ayu Sagita Kasih

Hidupku ini hanyalah apa yang aku rasa Bukan apa yang kalian lihat Lihatlah aku,, Aku disini berteman sendu Sendu yang terlahir dari tangisku Angin,, Apakah kau mendengar tangisku? Bukankah kau lahir dalam setiap detik nafasku? Tentu kau tahu apa yang aku rasa Oh tidak,, Ternyata hanya aku yang tahu apa yang aku rasa Tidak juga,, […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Aku Ingin Sirna – oleh Rahimatus Sania

Ku coba menutup mata atas segala kemungkinan mendengarkan ratusan suara yang berkecamuk bukan tentang aku Aku tak penting Aku tak berharga Aku tak dibutuhkan Segala atas kekurangan ku karena itu aku berusaha sekeras mungkin hingga jatuh menghilang menunduk dalam asa ku yang tersakiti terpaut atas masa yang menyakiti Aku terjebak didalamnya atas paradox yang kau […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Sepertinya Mudah – oleh Ahmad Wafi Irsyad

Lidah ini mulai kelu Perasaan ini seperti benalu Melilit layaknya parasit Hati menyempit tak beda parit Ya, Pahit Kumpulan memori berbingkai waktu Bagimu hanya sampah berdebu Bukan aku suka mengungkit Apadaya hati tak lagi mampu membendung sakit Ya, sulit Sepertinya Mudah – oleh Ahmad Wafi Irsyad Gresik IG : wafiirsyad
Baca puisi selengkapnya…