Layu – oleh Maisyarah

Aku melihatnya.. Dia selalu bergembira,bahagia Setiap hari,setiap saat Hatiku menangis sakit Bergetar raga ini Aku tauu… Apa yang menjadi penutup Sakit… ya memang sakit Saat melihat senyum itu hilang perlahan Aku bisa tahan tanpa senyuman itu.. Saat aku menoleh… Ada yang lain disana.. Aku menangis dalam hati Ia tampak kuat saat dipandang Tapi….. Saat ia […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Rindu yang hilang – oleh Karomah

Kesepian ini mulai menyapa lagi Miris menatap disudut jendela Enggan ke muka, hanya menatap dari jauh Lama sekali menanti Uluran tangan dari seorang yang peduli Ah sepi Muak aku menunggu Muak aku menanti janji yang tak pasti Rasa sesakmini aku nikmati sendiri Entah dengan cara apa harus aku lalui Rasa rindu ini menggelembung Menyikasan lagi […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Kepahitan – oleh Karomah

bohong jika waktu dapat mengikis dirimu bohong jika waktu dapat sembuhkan lukaku bohong jka waktu mampu meruntuhkan kisahmu bohong jika waktu tak melukaiku aku tak mau percaya lagi bila waktu mengatakan bayangmu kan menghilang aku tak mau percaya lagi jika waktu mengatakan rasa hati ini akan pergi beku hatiku remuk nian perasaan ini tak terhitung […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Gelombang Waktu – oleh Nurdiansyah

Aku melihat ssok ku luntur dalàm matamu, bak mawar layu dalam penjara, aku dan kalah adalah sahabat, itu di matamu. Kau slalu unggul itu opini mu. Aku tau yang membuatku luntur adalah waktu dan mental. Aku tau karna pernah terseret gelombang waktu yang menyertku ke blakang, namun mentalku tak patah. Sekarng aku melihat waktu mebawamu […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Suatu malam – oleh Murni

suatu peristiwa terjadi malam ini peristiwa yang terlalu pahit tuk kukabarkan malam panjang tak terhenti malam penuh luka batin andaikan aku bisa memutar waktu agar hal ii tak terjadi tapi ini adalah takdir tuhan takdir yang tak dapat diubah diantara tangisan dan sejuta duka timbul dalam benak yang sebelumnya tak pernah terpikir malam ini……… seorang […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Kau yang takkan ku miliki – oleh Andre

aku tak bisa membayangkan dunia ini tanpa dirimu laksana jiwa tanpa raga aku selalu memandangi mu meski kau tak pernah tahu kau seperti udara yang selalu ada di dalam nafasku walaupun kita tidak pernah lagi bertemu denganmu wajahmu akan selalu aku simpan di dalam hatiku mungkin engkau bukan wanita pertama yang aku temui tapi kau […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Perjuangan sia-sia – oleh Karomah

Lelah kai melangkah hati membeku tiada arti kering mata tiada sisa mencoba bangkit kesekian kali Aku disini berjuang sendiri dan kau disana menatap dengan tawa membiarkan aku tertatih tiada harga kau, tak biskah hargai aku secuil perjuanganku hargai hatiku hanya senyap dan kepahitan yang kau tawarkan tapi aku tetap berjuang Perjuangan sia-sia – oleh Karomah […]
Baca puisi selengkapnya…