Sajak Rindu – oleh Jiankhanna

Aku berlari. Menjauh. Menopang berat beban rindu. Jika cinta itu samudera ketahuilah.. aku sudah jatuh begitu dalam tenggelam. Ketika pilahanmu adalah bersamanya Katakan aku bisa apa? Selain bertahan bersama bayangmu Langit Februari tak membiarkanku menangis sendiri Kini aku berdiri di tandusnya padang pasir Kembali dicintaimu hanya fatamorgana saja Memang salahku tak lagi berpikir jauh sebelum […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Melawan rindu – oleh Nursita

Pernah kah kau lihat? Pohon yg gugur daunnya, Meski tak meninggalkan bekas Tapi ia memberikan hampa Pernah kah merasa? Hujan turun begitu deras Membawa dingin dan hening Tapi ia tak memberi duka Seperti aku, Berhalusinasi dalam diamku, Mencoba menghapus segala kecewaku Mencoba meredam rasa dalam diriku Tentang dedaun yang jatuh dari pohon Namun ia masih […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Panggilan Kerinduan – oleh Angga Pradipta

Aku ingin mengata kan pada mu untuk datang dan mendekat kepada ku, malam tanpa mu,itu terasa seperti sebuah mimpi yang hilang. Kinii,aku sering hilang kendali karena diri mu dan jarak kita kini. senyum dan tatapan seakan membakar pintu kerinduan yang lama membeku. Dan di mata mu,seperti ada sesuatu yang berkata di malam ini, Ingin ku […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Tentang Rindu – oleh Sofwah khalqiyah

Malam dengan rintik hujan Angin berhembus pelan tapi pasti Daun-daun berayunan Dingin dengan rasa yang menusuk hati Hening, sepi, sunyi… Selalu terbayang senyum manismu Begitu cantik wajahmu Sikap dan akhlakmu yang pekerti Tutur katamu yang menawan hati Sungguh semua yang ada pada dirimu, Aku rindu Tentang rinduku padamu Biarkan ia bebas melayang sesukanya Rindu ini […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Merindukan Bayangan – oleh Dio erlani

Merindukan sesuatu yang tak pernah terbayangkan Merindukan sesuatu yang tak pernah ku inginkan Datang tiba-tiba pergi ntah kemana Sesuatu yang merasa aku separuh dia Kadang kesedihan itu menusuk batinku Sedih tanpa sebab tanpa tetesan air mata Gembira ntah apa yang membuatnya Kadang rindu ntah pada siapa Rindu ia muncul rindu ia datang Muncul hanya separuh […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Apa Ini Namanya? – oleh Nafira Zuliana

Jika rasa sudah tak bermakna Mengapa hati resah ketika mengingatnya? Jika hati sudah tak menaruh namanya Mengapa hati gundah selalu ingin mencari kabar darinya? Jika fikiran sudah melupakannya Mengapa bayanganya ada dimana-mana? Jika ini bukan pertanda rindu Mengapa besar keinginan untuk bertemu? Resah, Gundah , Gelisah, Biarlah… Hanya Tuhan yang tahu, apa ini namanya… Apa […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Rembulan malam – oleh Suri Oktavian

Bulan…, kamu nampak malu menampakkan siapa dirimu Bersembunyi dibalik awan saat malam datang Namun, ketika malam sudah larut dan umat manusia terlelap Dirimu memukau diantara kesendirian Kupandangi dirimu, aku terpesona Ingin kuhampiri dirimu Namun, dirimu nampak malu-malu Lewat puisiku ini… Kupersembahkan secercah kekagumanku terhadap dirimu Bulan…., datanglah padaku Mari kita berdua hingga dipenghujung malam Saat […]
Baca puisi selengkapnya…