Hilang Kalbu – oleh Ratna Nuryani

Nyanyian sendu di kala malam menjemput Membuat kalbu tersayat perih Teringat senja dulu yang temani nyayian hati Kini musnah pergi dan hilang Entah kapan Gemuruh perih nyayian itu berakhir Sorak sorai celoteh ganas Menghujat kalbu tingalkan luka Sayatan demi sayatan terus merobek hati Tinggalkan satu cerita penuh arti Hati yang semula kokoh seolah rapuh Entah […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Hilang – oleh Leonardo Masus Turnip

Aku hanya sekedar kata bagimu Kosong seperti deru Yang tak pernah dirindu Yang tak pernah merindu Sayat saja nadiku Jangan kau patahkan hatiku Tersayat tak terasa Dipatahkan begitu luka Bungkamlah aku, lantas kau pergi Jangan berdiri, lantas kau pergi Acuhkan aku dan buang Jangan bertahan lantas usang Abaikan saja diriku Tak perlu berbalik ke arahku […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Tanyaku Jawabku – oleh Putri Ramadhanianti

Entahlah aku ini siapa? Entahlah aku berada dimana? Entahlah harus bagaimana? Entahlah MENGAPA? MUNGKIN… Aku adalah orang yg terima saja untuk tak kau perduli. Aku pun berada didalam keadaan harus mencintai yg tak pasti. Aku juga tak mengerti layakkah kau untuk ku tangisi. Karna aku sadar aku bukan seseorang yg kau ingini. Karna kumengerti engkau […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Terbenam – oleh Amanda Febririslina Putri

Aku tau,aku tak banyak memiliki arti dihidupmu.. Aku tau banyak wanita diluar sana menggandrungimu dan terkadang sikapmu membuat hati ini terluka dan kecewa.. Banyak pertanyaan dalam benak.. Apakah sebenarnya tujuannmu?hanya untuk menyakiti? dan mematenkan dirimu bahwa semua wanita bisa kamu dapat termasuk aku? dimana perhatian itu? dimana manismu ? kenapa aku selalu kamu tutupi? kenapa […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Mimpi – oleh Addini Safitri

Di kejauhan, kulihat sesuatu yang sulit untuk kugapai Sesuatu yang sangat indah, jika terlihat dari jauh Dan dari dekat Di kejauhan, saat kulihat keinginan yang tidak memiliki kesempatan Dan kesempatan yang tidak diiringi keinginan Hingga kesempatan dan keinginan akan bersatu Rasanya ku ingin berteriak aaa…. Dan berkata “aku ingin kesana” Berteriak lagi aaa…. Dan berkata […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Kasihku – oleh Leonardo Masus Turnip

Oh kasihku, kau enggan pergi? Pergilah, biarkan aku disini Aku enggan dinanti Aku enggan menanti Berkelanalah Tumpah ruahkan seisi semesta Pergilah Biar aku merana Utaskan janjimu kasihku Kelak kita bertemu Dipersemaian waktu Keabadian yang khusu Biarkan aku merana Biarkan kau pun merana Akan ada jumpa Menghanyutkan luka Antara kita Oh kasihku . . . Kasihku […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Andai – oleh Dea Listia

Cinta yang terlalu dalam tak pernah sanggup ku genggam sebabkan perih mendalam saat kau pergi tinggalkan Sesal ku tiada arti yang ku harap takkan jadi andai mampu ulang waktu kuingin kau bersamaku Andai aku mampu membuat satu harapan kuingin kau kembali padaku temani aku seperti dulu Meski aku tau kau takkan mungkin kembali beri sedikit […]
Baca puisi selengkapnya…