Teruntuk yang terindah – oleh Vita Sari

Teruntuk yang terindah disana Tak terukir hanya dengan sebuah kata, walau hanya sebuah nama tapi sangat bermakna Tak terganti hanya dengan sebuah lirik tapi tersimpan dengan rapi Ntah apa yang bisa membuatku tertahan hanya padamu Seseorang dengan sejuta pesona bahkan tak mampu mengalihkan rasaku Tapi dengan mudahnya 1 senyuman mampu membuatku terhenti sampai detik ini […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Kertas Usang Sang Dewi – oleh Anggia Murni

Lihat lah bukti betapa kejam sang waktu menancapkan jari jemarinya Lembaran kertas itu telah usang termakan waktu Memang tak lagi seputih dahulu Kala satu rangkaian huruf tertulis di atasnya Namun sang waktu cukup murah hati dengan tidak menghilangkan rangkaian kata-kata.. Hanya untuk memberi tahu dunia bahwa kertas usang itu menyimpan duka.. Sajak dari seorang dewi […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Kehilanggan – oleh Tri Astuti

Didalam sepi ku menangis Didalam duka ku bersedih ku kehilanggan sosok dirimu Dimana kau saat ini ku mencari mu namun ku tak menemukanmu Dimana kau Dimana janjimu itu Aku butuh sosok dirimu Aku rapuh tampamu Aku lemah kekuatan darimu kemana kau kemana kau pergi kumerindukan mu kembalilah…. Kehilanggan – oleh Tri Astuti villa mutiara cikarang […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Penantian – oleh Syifa Salsabila

Terbesit namamu dalam benakku Tersingkap rasa dari jiwa ini Hanya dapat menengok Bersama hasrat membalut raga ini Begitu jauh aku meraihmu Dekapan kasih ingin kusampaikan Tapi, hanya sebatas ilusi Canda tawa sebatas teman Mengapa kau datang? Jika akhirnya tak seperti yang kuharapkan Mengapa kau mendekat? Jika retak hati yang kau buat Tapi aku hanya diam […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Pilu – oleh Agnes Rensi.B

Saat ku termenung,terbayang sakit tak tertahan.. Bagai luka permanent yang tak kunjung hilang dari kalbu.. Air mata berkali-kali jatuh membasahi pelupuk mata.. Batin ini tersiksa oleh luka-luka yang mereka beri.. Aku tak mengerti apa salahku terhadap mereka.. Apa mereka percaya akan ucapan pendusta.. Aku begitu tersiksa sendiri disini tiada yang menemaniku.. Hanya diriku sendiri yang […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Hilang – oleh Auviq Listyo Syahdewo

Berjalan melintasi ruang gelap ini Menyusuri sepinya malam itu Mencari bayangmu yang perlahan menghilang Menjauhi diriku yang lemah tanpamu Mungkinkah aku telah mati dalam perasaan ini ? Terjebak dalam kebingungan untuk dapat memahami rasa ini Penat mengingat kenangan lalu itu Senyumanmu kini telah tertutup kabut Kerinduanku hanya rasa hampa yang tak terbalas Langit mendung terlah […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Kasih tak sampai – oleh Angel Septianingsih

Awalnya aku tak pernah tau apa itu cinta? Bersamamu aku menjadi tahu Cinta itu apa Namun tak ku sadari dirimu hanya singgah di hatiku… Kini pergianmu mengiringi isak tangis hatiku Tak pernah ku tampakkan padamu Namun dihatiku selalu bersedih dan kau tak pernah tahu semua itu… Mengapa? Mengapa aku baru menyadari semua ini? Andai aku […]
Baca puisi selengkapnya…