Menyongsong hari – oleh Ida Ismara

Genangan air hujan masih tampak membasahi dedaunan Saat sinar mentari diam-diam datang menghampiri Menyapa dunia ucapkan salam persaudaraan Menyambut pagi dengan wajah indah berseri Hujan turun dengan derasnya semalam Ketika diri terbaring didalam pelukan lelah Di ayun ambing di timang-timang dan dibuai Tertidur pulas terlelap dalam impian Tubuhku menggeliat saat sinar mentari menembus tirai kaca […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Bila Sahabat di Dusta – oleh Vinda Auralia Kesuma Dewi

Bila sahabat di dusta,hati mulau gelisah Hilang sahabat,hidup jadi merana Sahabat jadi idaman,kini di miliki orang Sahabat yang diimpikan hilang ditengah jalan Terpaksa aku mengalah…. Mengapa bersahabat andai tak setia Janganlah bersahabat kalau hanya pura-pura Kini hatiku telah jenuh Tak pernah kau pikirkan Orang yang ditinggalkan tersiksa Sayup pilu… Kau merayu-rayu ingin kembali Kini kau […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Menuju esok yang dijanjikan – oleh Kartika

kelopak bunga yang melintasi koridor Sampai ke atap. Bersama, Mari kita berbaring dan melihat ke atas Menuju langit biru dan jelas jauh di atas kita. Hal ini bukan ucapan “terima kasih” Maupun “selamat tinggal” yang kumaksud. Aku tidak bisa mengekspresikan diri, jadi aku diam. Seseorang berdiri sendiri Dan mengatakan ”sampai jumpa” Dengan mengangkat tangan ke […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Sahabat – oleh Rafli Akbar

Dulu kita sedekat nadi bercengkrama dan slalu berbagi dulu kita setegar karang masalah merpa kita hadang bersama Lintas waktu , tawa , duka kita libas bersama wahai sahabat , kini kau berada di sisi sana Dimana tembok kehidupan yg memisahkan kita walau kau jauh disana , aku disini masih sama sedang kau berbeda , entahlah […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Masa Itu – oleh Asri Nur Lestari

Kala itu aku mengingatnya Akan kenangan masa itu Tentang kisah tentang kita Akan masa terindah putih abu-abu Jarak ini pisahkan kita Pisahkan raga yang dahulu bersama Jarak ini jauhkan kita Jauhkan canda tawa kita bersama Tahukah kalian, rasa tersiksa akan rindu? Akan perjumpaan yang tiada kunjung nyata Akan sapaan dari sahabatku Akan ledekan celotehan tentang […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Ikatan Diantara Kami – oleh Asri Nur Lestari

Ini bukan tentang berapa lama kami bersama Atau bukan mengenai seberapa banyak apa yang telah kami berikan Tetapi ini mengenai kehidupan Telah mengambil beberapa tempat penting kehidupan kami Ya, kehidupan kami Ini bukan tentang seberapa kuat ikatan kami Atau seberapa mampu kami untuk berdiri Namun ini mengenai kalimat-Nya Doa Robithoh dalam sujud kami Sebagai pengikat […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Setangkai Asa Tuk Kembali Bersama – oleh Noni Fitriyani

Sahabatku kembali meringis Menahan segala agresi vertigonya Siklus kebahagiaannyapun tersendat Tertawan oleh rasa sakit yang tak terhingga Sudah, cukup! Jangan lagi menangis, sobat! Ahh, kau masih saja menjatuhkan mutiara itu Bangkitlah! Lekas kau siram bunga asamu Jangan biarkan dia layu Dan meninggalkanmu seorang diri di atas anjung kepedihan Setangkai Asa Tuk Kembali Bersama – oleh […]
Baca puisi selengkapnya…