Terpuruk – oleh Rini Vian

Setidaknya,ada satu alasan Ada sebuah alasan yang kaku Mengapa aku masih berada di atas dunia ini Setidaknya,masih ada satu cerita yang bisa kuceritakan kepadamu Mengapa aku masih bersikeras tetap bertahan disini Dimana waktu selalu menghukumku Dimana ruang hidupku menjadi maya Dimana nafasku terbuang sia-sia Setidaknya,aku masih beralasan untuk masih hidup Yaitu nyawaku… Aku memang sudah […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Di Balik sang Pemenang – oleh Azi Shazilia

Di balik sang pemenang Kenapa kau lakukan pengkhianatan Kau abaikan semua ucapan Dan kau bohongi semua orang Apakah keangkuhan yang kau gunakan Apakah ke kuasaan yang kau idamkan Kau relakan pengorbanan Pengorbanan yang di penuhi dengan cacian Kau singkirkan pertemanan Kau abaikan kata persaudaraan Hanya demi sebuah jabatan Yang tak jauh beda dengan kacung di […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Pelajaran Berharga – oleh Addini Safitri

Dari indonesia, kuketahui hal-hal yang belum kuketahui Dari indonesia, kuketahui hal-hal yang seharusnya tidak terjadi Saat kulihat dari negeri ini Aceh menjerit ketakutan Sumbar pun tak henti-hentinya menangis sesenggukan Manusia-manusia tak bernyawa terbaring di jalanan Seiring dengan derasnya air mata dan darah penghabisan Oh, tuhan….. Maafkan kami yang tidak patuh padamu Kami tlah lupa akan […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Kertas Titipan Tuhan – oleh Fransisca Melani

Tawaran selalu menggoda saat pergaulan mengikuti zaman. Suatu saat aku terperangkap dan terkurung dalam keinginanku. Apa yang dicobai orang lain, tanpa memilih aku pun mencoba. Karena keinginanku dan rasa penasaranku. Aku mengenal dia, dia yang menyayangi dan mencintaiku… Saat itu aku mengenal dunia cinta karena dia dan tanpa ikatan yang pasti… Sekarang aku sungguh jatuh, […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Mimpi Indah ? – oleh Rahimatus Sania

Melupakan adalah salah satu keharusan Dia tak ingin terluka karena itu tidak memulai Gadis ini sudah terlalu lama delusional hingga terlalu malu untuk menanyakan waktu dimana ia berpijak Meninggalkan begitu banyak kejadian dengan berendam dalam mimpi lunastic nya Dia tak peduli ? karena yang ia perlukan hanya bermimpi lebih banyak untuk apa menghadapi kenyataan yang […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Penyesalan – oleh Happy Adelia Nurintansari

Awan hitam membawa kegelapan jatuhkan rasa rindu yang mendalam sosokmu dulu yang selalu ada kini tlah terhapus oleh hujan Hilang.. dan meninggalkan sejuta kenangan dulu kamu yang selalu membuat hariku cerah sekarang berubah menjadi awan kegelapan Awan yang menjatuhkan rasa penyesalan penyesalanku kehilanganmu pelangi yang indah tak akan muncul disenyumku karena pelangiku sudah hancur terbawa […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Cukup Sudah – oleh Icut Moza

Tujuh samudra ku arungi tuk mencintaimu Tujuh lingkaran cinta ku jalani tuk milikimu Setiap detik waktu tak lekang namamu dihati Hingga pada saatnya Rindu yang kurasa hanyalah sia sia semata Cukup disini ku berharap Cukup disini ku merindu Dan cukup disini kita menatap Hingga sampai disini rasa itu tempat dihati tak ada lagi untukmu Cukup […]
Baca puisi selengkapnya…