Ketika Ajal Memanggilnya – oleh Syaibatul Jihan Aslamiyah Harahap

Mati adalah akhir dari segalanya… Gelap gempita yang terjadi. Kesakitan melanda raga. Tersenyum getir berbohong. Air mata tercurah. Tangisan meluap Buah hati, sanak saudara, kerabat.. Merambat keseluruh jagat rumah. Tak dapat menghalangi perubahan cakrawalanya malam. Anjing menggonggong kegelisahan. Rasakan kenestapaan yang tlah terjadi. Sakit bukan intinya tapi kehilanganlah inti dari segalanya. Tergejolak hati merah lihat […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Cita Citaku – oleh Sida Ramdhani

Semua orang memerlukan ilmu Untuk mendapatkan cita cita Semua orang memerlukan belajar Untuk mendapatkan cita cita Gapailah cita citamu setinggi langit dan bumi Kejarlah sampai ujung dunia Walau dunia tak ada ujungnya Aku belajar,menuntut ilmu Agar semua kan tercapai Cita citaku … Aku menantimu bila besar nanti Cita Citaku – oleh Sida Ramdhani
Baca puisi selengkapnya…

 

Keindahan Alam – oleh Risqi Intan

Sawah membentang luas Tertata rapi di bawah terik matahari Pohon pohon hijau mengelilingi Sungai mengalir dengan derasnya Siang ini sangat cerah Angin berhembus, Membuat hati sejuk Pepohonan yg lebat Membuat hati tenang Gemercik air Membuat hati damai Langit biru membentang luas Burung burung beterbangan Riang gembira di angkasa biru Awan putih memayungi Panasnya terik siang […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Rindu Hujan – oleh Arei

Gemericik derai mata air turun membasahi bumi. Menyirami hamparan tanah di bawah pasir bertaburan gersang. Yang turun hadirkan kesejukan. Hingga membawa keteduhan dibalik benih yg tumbuh berseri. Hujan, rintik-rintik mata air membawa kesejukan, Yang kini membikin kerinduan akan kesejukanmu. oleh: Arei http://Facebook.com/arei.art.painting
Baca puisi selengkapnya…

 

Perahu Rakit

Bu, sebelum dahku ini mrantau nan jauh Dan entah kapan kabarnya kan kembali Buatkanlah untukku dari lentik jemarimu Sebuah perahu rakit sederhana, Walau hanya satu tiang berdiri Tapi tak apa, itu sudah cukup buatku berkelana Bu, hembuskanlah angin semilir doamu Hembuskan ke perahuku sebelum ia berlabuh Agar nantinya, tepat dimana ia musti menepi Di suatu […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Ibaku padamu

Berkacalah langit itu tak jauh dihadapan mungkin digenggaman tangan jika kita khusyu seperti soarga saat kita bahagia dan neraka saat kelakuan buruk kita menghantui didepan mata. Koreksilah sudah benarkah jalan hidup kita saat cacimu mendera jiwa jiwa saat dengkimu congkak dalam dunia. Aku iba padamu yang mengukur tiap jengkal adalah rupiah saat kami tertawa kau […]
Baca puisi selengkapnya…

 

perih dan harapan pada kenangan

segala kesakitan dalam perasaan yang menggerogoti tak terlihatkan melukai dan menyengat jiwa tersembunyikan terpicu dengan kehendak sebuah insan yang tak sesuai dengan norma keyakinan terus terkuak bersama jalannya kenangan kenangan yang tak tertinggalkan kenangan yang tak terlupakan kenangan yang memilukan dalam sebuah kemenangan dalam sebuah harapan kenangan pahit tak lah dihapuskan karena harapan tumbuh dari […]
Baca puisi selengkapnya…