Suara malam – oleh Anggina Putri Dinanti Jambak

Celoteh malam, Tentang haru biru kehidupan,,, Ditengah kebisingan yang riuh akan derasnya air hujan dengan suasana yang dingin menambah kegelisahan… Oh, suara malam Yang meronta ingin kebebasan,,, Diri ini letih akan ketakutan yang menghadang,,, Kebisuan sangat terasa di ruangan ini Hanya aku yg masih terjaga Hanya mampu berteman dengan sejuta rasa, Rasa yang tak akan […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Kegilaan pagi ini – oleh Mahendra Manik

Kegilaan pagi hari Malam ini kembali ku disetubuhi oleh pagi.. Udara dinginnya membudak mata tetap bekerja.. Dan mencambuk tubuh untuk tetap terjaga… Tak tau berbuat apa di pagi buta.. Ku sendiri, tanpa ada suara mengganggu gendang telinga… Kusapa lemari yang sudah capek karna terlalu tua.. Tak ada balasan dari dia… Ahhh.. Tentu saja. Dia kan […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Akhiri sepiku – oleh Akhmad Rizali

Sunyi Aku bosan dibalut sepi Aku coba berontak Namun dirantai sunyi Sendiri Mungkin aku terbiasa sendiri Jiwa ini mungkin sudah mati Di koyak belati bertopeng sunyi Ketika kegelapapan menuntun sepiku Aku menaruh harapan mencari cahaya kasih aku bosan Teriak ku di dalam menara Aku benci sepi Dewi malam akhiri sepi ini Akhiri sepiku – oleh […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Sakit itu mudah – oleh Agoes Darmawan

Aku tertahan mentari Berdiam melulu dipersinggahan Aku takut berjalan sendiri Aku takut terbakar api cemburu Hari hari membakar separuh hidupku Diam dan kata-kata hanya derita Aku ingin jauh dari hening dijendela Lompat dan terbang bersama sayapmu Namun mengapa kau lebih memilih menari dengannya Membangun rasa cinta dan kasih sayang Aku berdiri menunggu dibalik layar bahagiamu […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Menunggu berakhir – oleh Rahimatus Sania

Aku tak menangis saat ditinggalkan Terjatuh dalam sayap yang penuh luka Dan berlumur darah bersamanya Kenapa harus tertawa saat akhirnya sama sekali tak indah ? Menatap masa depan suram yang hanya merusak oksigen di sekitarnya Semangat hanya memusnahkan mu Buang saja tatapan kosong itu dalam ketidak inginan mu meniti hari esok Atau tutup telinga mu […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Rindu – oleh Nurul Mutia

Rindu Rindu…. Di Malam yang kian hening Kau kembali hadir Menyapaku dengan senyuman yang seperti mencibir Rindu,… Oh rindu yang mendesir Cukup, aku lelah pada rasamu yang selalu mengalir Rindu… Tak ingin kurasai, meski indahnya kuresapi Menghilanglah dalam pekatnya malam bersama angin Pergilah….menjauh dari hati lara ini Biarkan aku tersenyum dan menikmati kesunyian ini Rindu… […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Melodi puisi – oleh Aula Rosyida

Aku adalah melodi puisi Yang ingin menjadikan mu Sebagai bait yang indah, Aku adalah melodi puisi, Yang ingin menjadikan mu Sebagai sajak yang penuh makna , Tapi, Kau tak bisa menyamarkan mu Sebagai paragraf puisi yang runtut, Kau bahkan tak bisa menjadi Judul puisi Yang mengindahkan isi nya, Aku hanya mempunyai puisi utuh, yang tetapi […]
Baca puisi selengkapnya…