Malam Cinta – oleh Yanti Prawatie

Dikeheningan malamku Kubisikkan pada rembulan Kukabarkan pada bintang Betapa kumerindu cintaku Angin hembuskan rinduku Ucapkan padanya “Malam Cinta” Agar lelap tidurku Temui mimpi indahku Malam Cinta.. Yang tak bisa kusentuh, namun selalu bisa untukku rasakan Betapa hebat rindu yang kau tanam dihati ini. Malam Cinta – oleh Yanti Prawatie Pontianak Kalbar
Baca puisi selengkapnya…

 

Rindu yang lalu – oleh Marieza Pratiwi Nuryanti

Tak kusangka… Pertemuan sekilas, tak berlalu dalam menit Matamu tak kembali memancar Ataukah perasaanku saja yang berharap Senyum amat sangat tipis Mengalahkan kertas, timbul dari bibirmu Desah sapa rindu atau hanya mengucap kabar Tak berdesis pelan seperti yang aku rindu Ataukah perasaanku saja yang berharap Namun benar, telinga tak memanja ketika angin melalu Sikap kaku […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Ingin berdua – oleh Yanti Prawatie

Saling tatap Saling jabat Namun tak dapat kudekap Gelisah ingin berdua Merenda rasa yang tertunda Gejolak rasa memuncak Pingin melangit mengangkasa Gelora terpingit tak terurai Terjebak takdir Terdesak kehendak Mengalir mengikuti arus Hidup menghidupi kehidupan Ingin berdua… Maknai jutaan kehendak. Ingin berdua – oleh Yanti Prawatie Pontianak Kalbar
Baca puisi selengkapnya…

 

Pertemuan Yang Indah – oleh Fauziyyah Rifdah

Ku menunggu dan selalu menunggumu Ku yang selalu menantikan pertemuan kita Kaulah pencuri hatiku Hingga ku kuat menunggumu seperti ini Aku selalu menjaga hatimu Tak pernah ada rasa ingin menduakanmu yang jauh disana Karna ku yakin, kita akan bertemu tuk menyatukan hati kita Setahun sudah kita tak bertemu dan ku menunggumu Dan hari itu pun […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Kristal Biru – oleh Yanti Prawatie

Ku buka simpul indahmu dengan degupan Tergugah gagahku baru setengah Jelajahi ngaraimu kagumi ditiap keloknya Membuncah gairah diantara desingan desah Uraikan kangen yang ruah membungkah Satu satu jadikan kristal biru Kuat…genggam melati Erat…belit mentari (Desingan desah berganti luah) Kristal biru menunggu waktu. Kristal Biru – oleh Yanti Prawatie Pontianak Kalbar
Baca puisi selengkapnya…

 

Masih ada rasa – oleh Hery Paju

Di tengah galau Ku menabung rindu Kala bulan tengah merekah bulat Kuceritakan sebuah kisah yang kini telah tiada Jujur ku berbicara Aku ini hanyalah lelaki yang tak kuasa membohongi diri Hal terindah bersamamu Telah hinggap dan menetap di hati Cintamu menyergap Tak memberiku ruang bernapas Membuat rindu ini Tak mampu ku telikungi Urai kisamu Derai […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Kapal Rindu – oleh Insanie Aura

Ombak pantai terus menari mengantar kapal rinduku sejak pagi didalamnya terdapat sajak dalam peti yg ingin ku ungkap padanya nanti Hari berhari ahirnya kapalku tiba mengeringkan rindu dahaga semoga surat itu terbaca untuknya yg berada disana yg pernah berjanji untuk setia yg dulunya bilang selalu bersama yg slalu mengatakan “aku dan kamu adalah kita” namun […]
Baca puisi selengkapnya…