Renung – oleh Irma Lisnawati

Aku tak tau mana yang benar-benar ku sesalkan; Shalat lima waktu yang terlewatkan, atau Shalat tepat waktu yang di-sekedar-kan? Aku tak tau mana yang benar-benar menyedihkan; Hafalan sedikit lalu terlupakan, atau hafalan banyak tapi tak diamalkan? Aku tak tau mana yang benar-benar memalukan; Ingin tilawah tapi tak bisa, atau bisa tapi tak ingin? Aku tak […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Langkah Hijrah – oleh Ruli

Pijakan tanah tak enyah dari tanah Sederet luka jadikan hikmah Tanah penanda setiap langkah Menuju jiwa yang terarah Melaju tekad yang membara Membuang segala duka Sekelam masa silam, tak terulang dalam takwa Sekilas separas bunga merekah Mewangi nampak bahagiah Menatap langit sang cipta Percaya akan cinta dari Nya Menuju Jiwa yang terarah Tiada nikmat yang […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Jangan lupa bersyukur – oleh Raudya Ichsania

Entah sudah berapa banyak dosa-dosa yang telah kulakukan… Entah sudah berapa lama, aku membuat malaikat disebelah kiri bekerja lebih sering, daripada malaikat yang berada disebelah kanan. Entah sudah berapa kali aku mengucap taubat, tapi hanya sekejap kuingat, kemudian kuulangi lagi dan lagi… Entah sampai kapan aku terus Mendzalimi diri ini. Menampakan suci dihadapan manusia, namun […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Keteguhan Seorang Istri – oleh Prina Yelly

apa kau tau.. apa kau paham.. pahamilah kata perempuan.. perempuan.. perempuan.. perempuan..perempuan perempuan sebagai ibu, ibu, ibumu itu surgamu perempuan sebagai anak perempuan ibu, ibu, ibumu adik perempuanmu perempuan adik perempuanmu perempuan sebagai istrimu. bukan sebagai istri, istri, istrimu.. perempuan itu hanya istrimu.. dia perempuan yang kau sebut istri dia perempuan yang kau sebut istri […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Indah Pada Waktunya – oleh Prina Yelly

Tujuh masa.. Tujuh samudra.. aku akan coba mengatakan.. beribu-ribu kali.. akan ada suatu masa di mana akan tiba saat… saat yang indah pada waktunya.. bersyukurlah.. bersujudlah.. Jangan Lemah Pada zaman.. Jangan Lemah pada waktu.. kepercayaan.. Keteguhan.. itu milik istri sholehamu.. tinggal bagaimana engkau membentuk… tinggal bagaimana engkau menjaga.. itu bidadarimu… itulah bidadari syurgamu Indah Pada […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Ada pelangi setelah badai – oleh Izma Nurpatiah

Kadang langit tak selama cerah Akan ada waktunya langit mendung dan turun hujan Kadang pohon tak selamanya berdiri kekar Akan ada waktunya angin kencang menerpa dan jatuh tumbang Mengapa masih harus mengeluh ketika Allah memberi ujian Bukankah Allah menjanjikan kebahagiaan setelah kesusahan ? Bukankah akan ada pelangi setelah badai besar Ada pelangi setelah badai – […]
Baca puisi selengkapnya…