Selalu Ada Senyum – oleh Kurnia Habibah

Untuk dia yang telah maksimal menjagai Tak terasa gadis mungil kini telah dewasa Meski mulai mandiri, engkau masih sangat didambakan disisiku Terimakasih telah merawat tubuh ini bunda Telah menemani jiwa ini Mengenalkanku pada Robbi Tuhan Yang Mengusai Jagad ini Bundaku sayang Tetap tegar saat aku harus melangkah jauh Tak selamanya kita akan bersama Namun aku […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Doa Untukku – oleh Nur Asia

Ku dengar kata-kata indah itu mengalun untukku, Yang setiap malam kau panjatkan untukku, Berharap sang pencipta mendengar semua harapan indah yang pastinya hanya untukku, Walau kadang ku tak patuh padamu, membentakmu, dan tidak mendengar nasehatmu, Namun engkau tetap berdoa untukku, Berdoa untuk suksesku, bahagiaku, dan keselamatanku, Dapatkah aku membalas jasa-jasa mu? Walau seribu koin emas […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Surat kecil untuk ibu – oleh Siti Sumita Harahap

Ibu,kerinduan ku tak terungkapkan Bening an air mata ku menceritakan kesedihan Ari whudu ku menggambarkan doa ku Yang kian meminta kehadiran mu Aku rindu akan belaian tangan mu Rindu hangat nya pelukan mu ibu, aku meminta kehadiran mu Tetapi kenapa waktu itu tak kunjung tiba Bukan kah aku selalu meminta Ibu, kesunyian slalu menerkam jiwaku […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Setetes air mata – oleh Hanim Fatmawati

setetes air mata seorang ibu gejola hati yang seakan akan ingin menjerit air mata terus mengair membasahi kedua pipinya yang sangat lembut dimalam yang sunyi gelap gurita kedinginan yang merada ditubuhnya hati yang terluka terhanyut dalam kesedihan seorang ibu terus meneteskan air mata dan ia mulai bertanya kepada seorang anak ia mulai mengucapkan kata kata […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Ibuku – oleh Nailiy Lailatul Azizah

Ibuku Kau yang telah melahirkan ku Kau yang telah membesarkan ku Kau pula yang telah merawat ku Merawat ku dari kecil hingga menjadi seperti ini Terima kasih ku katakan padamu ibuku Oh ibuku…… Tanpa mu aku tidak akan menjadi seperti ini Ibuku tercinta Tanpa mu melahirkan ku aku tidak akan bisa untuk hidup di Dunia […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Ibu Tolong Aku – oleh Yanti Prawatie

Ibu..!! Tolong…pinjamkan bahumu tuk ku bersandar saat ini.. Tolong…ajari aku cara cinta seorang ibu.. Tolong…salurkan sifat sutramu padaku. Tolong…bimbing aku agar tegar dan kuat akan lika liku tentang hidup. Tolong…tularkan energi positifmu padaku.. ( Agar aku layak dipanggil dengan sebutan “IBU”) Ibu..!! Engkau panutan ku saat ini,sosok lemah lembut mu membuatku terkesima.. Akan kah aku […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Setelah kepergianmu – oleh Fury Septiani

Setelah kepergianmu Langit kini tak biru lagi Derai tangis hujan tak pernah henti Bahkan hati telah banjir airmata Setelah kepergianmu Keikhlasan seolah menghilang Aku nyaris tak mengenal siapapun Apakah mereka memelukku Atau memeluk lalu menancapkan pisau di belakangku Setelah kepergianmu Banyak yang terjadi Banyak duka yang kulalui Katamu, aku harus kuat Namun, nyatanya aku lemah […]
Baca puisi selengkapnya…