Tahu Diri dan Tak Tahu Diri – oleh Meli Susilawati

Dulu… Waktu itu.. Kala engkau masih bingung Kala engkau sedang murung Tahukah engkau? Masa itu kau terlampau muda Kau sungguh belum mengerti ada dan tiada Ketika ia berusaha mengerti Memelukmu untuk mengasihi Kau malah berbalik diri Marah dan ricuh yang kau geluti Dia ibumu.. Sabar adalah senjatanya kala itu Tenang menjadi keharusannya untukmu Namun kau […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Karunia Terindah – oleh Cut Ashifa Sawallida

Malam ini sangatlah sunyi Diriku duduk termenung di halaman Sambil menatap gelapnya malam Malam yang sangat sepi Tanpa dihiasi bintang-bintang Kemudian datanglah seorang wanita Ia membelai kepalaku Ia mengecup keningku Ia memelukku dengan erat Sehingga membuat Malam ini dipenuhi bintang-bintang Yang berkerlap-kerlip sangat indah Dialah ibuku Orang paling kucintai Sesuatu yang paling berharga dalam hidupku […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Anugerah Terindah Tuhan – oleh Nisa Ananda

Angin sendu menerpa wajahmu dengan malu Menyibak setiap helaian rambut hitam panjang milikmu Senyummu membuat matahari ikut bersinar lembut Bulan pun ingin menggapaimu, membawamu berada disisinya Duniaku begitu berwarna layaknya pelangi saat kau memanjakanku Derai tawamu melantun indah melebihi hamparan ombak laut Berbeda dengan tangismu, hujan pun turun bersama petir yang memekik hati; seakan langit […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Thank to Mom – oleh Devi Ratna

Terima Kasih Ibu Sungguh Besar Pengorbanan mu untukku Sembilan Bulan aku Di kadugnMu Kau melahirkan ku dengan segumpar darah terlintas dibenak ku sungguh besar perngobanan mu ibu kau bertarung nyawa demi anak mu Terima kasih Ibu kau Telah merawatku Mebesarkan ku hingga aku tumbuh menjadi anak dewasa Terima kasih Ibu Telah mendidik aku kau tak […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Hanya rindu – oleh Rani Ramadhini

Ibu, Andai aku bisa memelukmu Akan ku tumpahkan semua tangis ini, Bahumu membuatku merasa aman, Ibu, Wajahmu menyejukkan hati, Senyummu bisa menghilangkan bebanku, Ibu, Air mata ini terus mengalir karna merindukanmu.. Rindu akan tawamu, Rindu canda mu, Ibu… Aku hanya rindu… Hanya rindu – oleh Rani Ramadhini Jalan lapangan tembak rt 06 rw 01 kel […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Bidadari Dunia – oleh Faris DN

Dia… Adalah insan yang diidamkan kaum lawan Adalah insan yang dihormati kaum alim Adalah insan yang dirindui kaum bercahaya Tanpanya… Kau takkan mudah meraih yang kau pinta Kau takkan mudah tangguh dalam berjuang Kau kan mudah merasa lelah Ingin sekali ku indahkan namanya Ingin sekali u indahkan derajatnya Ingin sekali ku persembahkan hadiah untuknya Namun […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Dia – oleh Fransisca Melani

Cahaya bersinar selalu terlihat diwajahnya Kesabarannya bagaikan lautan yang luas Pengertiannya bagaikan sosok sahabat Ketulusannya tanpa pamrih Dia, orang yang selalu membuatku nyaman Dia, orang yang selalu menemaniku Dia, orang yang takkan pernah mengeluh karena kenakalanku Dia, orang yang tak pernah letih merawatku Tuhan, aku sangat menyayangi dia Tuhan, aku sangat mencintai dia Kekuatan cinta […]
Baca puisi selengkapnya…