Puisi

Berbagi puisi dan kumpulan puisi terbaru 2015

Puisi Ibu

Melukis Gambaran Mu – oleh Daniel Satria Sutrisno

Seringkali terbayang, di waktu yang kian melekang Banyak yang kian berubah, namun senyum tulus mu tak setitikpun merekah Seberapa waktu yang menyengal dalam derita Di rundung murung yang nian merebah Namun hangat mu selalu hadir dalam dekapan doa Kembali pada cerita mu.. Tentang pahlawan di sepanjang masa Yang mengarungi tujuh samudra.. Yang menggapai bintang dalam […]

Tersenyulah Ayah & Ibu – oleh Monica Fiolani

Ayahku tersenyumlah Jangan bersedih Ibuku tersenyumlah Jangan bersedih Ku mohon jangan bersedih karena aku Tersenyum dan bahagialah demi aku Biar ku yang hapus air mata Dan diganti oleh senyuman Sewaktu ku masih kecil Ku sering menyusahkan Waktu ku kanak-kanak Ku sering mengecewakan Maafkanlah anakmu ini Kini ku ingin terus tersenyum Karena aku bahagia bersama kalian […]

Hanya Memberi – oleh Cici Julianti

Ibu… Kau telah membesarkanku Membimbingku Dan menyayangiku dengan cintamu Sungguh sangat besar pengorbananmu Telah bertaruh nyawa saat melahirkanku Rela menukar hidupmu Demi keselamatan hidupku Kini aku telah tumbuh dewasa Kehidupanku sangat sempurna Karena kehadiranmu Oh Ibuku tercinta Aku selalu menyayangimu selamanya Kau hanya memberi Dan tak mengharap kembali Kasihmu tulus dari hati Selamanya akan berarti […]

Rindu ibu – oleh Warilah

Dinginnya suasana malam ini Ku terdiam merenungkan mu ibu Teringat dulu,kita bersama penuh canda dan tawa Ibu ku Rindu kamu Kini ku jauh darimu ibu Membuat haty bersenandung Rindu Wajahmu terbayang dipelupuk mata Hingga menetes lah air mata Ku ingat dulu belaian tanganmu Kau nyanyikan lagu mengantar tidurku Hingga terlelap dalam pelukan mu Beri ketenangan […]

Angan – Angan Semu – oleh Filnaria

Aku ingin mendengar suaramu, suara disaat kau menasehatiku suara disaat kau menyemangatiku Aku ingin merasakan belaianmu, belaian disaat kau mengusap rambut dan punggungku Aku ingin merasakan dekapanmu, dekapan yang membuatku tenang disaat aku menghadapi masalah Tetapi semua itu takkan bisa menjadi nyata, karena kau telah pergi jauh… Tinggalkan aku sendiri bersama semua angan – angan […]

Puisi © 2015 -