Matahari Yang Tak Pernah Padam – oleh Wiliana Andafis

Ibu,,,,,,,, Kau laksana matahari matahari yang tak pernah padam Cahaya kasih sayangmu Selalu hadir dalam ruang hidupku Tutur katamu menghangatkanku Kasih sayangmu mengajarkanku kesabaran Senyumanmu mampu menguatkanku Wajahmu menghapus lelahnya perjuangan Tiada kata lelah darimu untuk anakmu Tiada kata letih darimu untuk anakmu Tiada kata pasrah akan hidup Darimu untuk anakmu Ibu,,,, Engkau laksana payung […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Senja yang Tak Kunjung Datang – oleh Riris Arianti

Saat ku menatap langit sore ini Ratapanku tertuju olehmu, kau bagaikan langit yang indah Kau bagaikan lukisan yang ada di awan, menghiasi hari-hariku Kau! Bagaikan senja yang aku tunggu disetiap kelelahanku Disaat aku, ingin bercerita tentang kerasnya dunia ini! Kau seolah-olah memberikan ku jawaban, melalui dinginnya angin dan manjanya warna di langitmu Senja? Dimana kah […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Ibuku Sayang – oleh Eno C

Ibu .. Engkau adalah wanita terhebat dalam hidupku .. Engkau telah berikan aku kasih sayang dan cinta tanpa batas .. Engkau rela korbankan kebahagiaanmu demi kebahagiaanku anakmu .. Engkau selalu sabar dalam menasehati dan mendidiku .. Oh ibu .. hanya do’a kepada TUHAN yang bisa aku panjatkan .. Agar engkau selalu diberi kedamaian dan kebahagiaan […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Selalu Ada Senyum – oleh Kurnia Habibah

Untuk dia yang telah maksimal menjagai Tak terasa gadis mungil kini telah dewasa Meski mulai mandiri, engkau masih sangat didambakan disisiku Terimakasih telah merawat tubuh ini bunda Telah menemani jiwa ini Mengenalkanku pada Robbi Tuhan Yang Mengusai Jagad ini Bundaku sayang Tetap tegar saat aku harus melangkah jauh Tak selamanya kita akan bersama Namun aku […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Doa Untukku – oleh Nur Asia

Ku dengar kata-kata indah itu mengalun untukku, Yang setiap malam kau panjatkan untukku, Berharap sang pencipta mendengar semua harapan indah yang pastinya hanya untukku, Walau kadang ku tak patuh padamu, membentakmu, dan tidak mendengar nasehatmu, Namun engkau tetap berdoa untukku, Berdoa untuk suksesku, bahagiaku, dan keselamatanku, Dapatkah aku membalas jasa-jasa mu? Walau seribu koin emas […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Surat kecil untuk ibu – oleh Siti Sumita Harahap

Ibu,kerinduan ku tak terungkapkan Bening an air mata ku menceritakan kesedihan Ari whudu ku menggambarkan doa ku Yang kian meminta kehadiran mu Aku rindu akan belaian tangan mu Rindu hangat nya pelukan mu ibu, aku meminta kehadiran mu Tetapi kenapa waktu itu tak kunjung tiba Bukan kah aku selalu meminta Ibu, kesunyian slalu menerkam jiwaku […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Setetes air mata – oleh Hanim Fatmawati

setetes air mata seorang ibu gejola hati yang seakan akan ingin menjerit air mata terus mengair membasahi kedua pipinya yang sangat lembut dimalam yang sunyi gelap gurita kedinginan yang merada ditubuhnya hati yang terluka terhanyut dalam kesedihan seorang ibu terus meneteskan air mata dan ia mulai bertanya kepada seorang anak ia mulai mengucapkan kata kata […]
Baca puisi selengkapnya…