Keraguan – oleh Langgeng Ikhtiar Pribadi

Di saat hatiku Mulai memilihmu Di situ ada keraguan Yang datang menghampiriku Entah apa itu Tapi aku coba Untuk selalu mencintaimu Selama ini aku selalu mengamatimu Dan aku tau semua nya Bahwa kau tidak Sepeduli itu denganku Keraguan – oleh Langgeng Ikhtiar Pribadi Perum Graha Prima Blok G No 57 Rt10 Rw 16 , Mangunjaya […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Karena rasa – oleh Armi Vici

Hei, kaukah itu? Kau sang bulan dan aku sang bintang selalu bersama di tengah kegelapan mengarungi setiap malam penuh kekonyolan Kau tak pernah bosan kan… Mengikuti alur pembicaraan kita Kau juga tak benci kan… Jika ku terseret dalam bait kata Kini ku tahu lautan pikirmu Dibalik sikapmu yang selalu melahap setiap baris kataku Dibalik balasan […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Pesona sebentuk potret – oleh Dwi Purwati

Detak detik jam mulai meniti waktu yang seakan terhenti,,, Bayangan itu kian menyeruak datang menghantui,,, Menyambar angan yang mengisi diri,,, Atap dan dinding seakan bercakap tentang rona potret yang mempesona,, Mata itu kian bersemi dalam teduh tatapannya,,, Terperangkap dalam imaji yang berkelana,,, Saat Senyum itu mengusir sepi yang mengusik jiwa,,, Pesona sebentuk potret – oleh […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Menjadi Hujan – oleh Ariana Yuni Syarofah

Ia datang dari langit Menghampiri semuanya Semua ciptaan-Nya Ia datang menghampiri Menghampiri manusia dibawah sana Karena, Ia adalah hujan Mereka berkata menyukainya? Tapi tidak dalam hati dan pikiran Mereka mengharapkannya? Tapi tidaklah demikian Buktinya? Ia datang, kadang mereka memakinya karena ia membuat mereka basah Baju basah dan mereka menjadi resah gelisah Kedatangannya membuat mereka marah […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Formula Rindu – oleh Maya Fajarwati

Frekuensi rinduku dipenghujung Gelombangnya kuat sekali Beresonansi tinggi menggetarkan hati Gema rindu merambat kesana kemari Mulai ujung kepala hingga kaki Kecepatannya membidik ngeri Gesekannya menciptakan nada melodi Jika tak kunjung diobati Pertanda signal rindu akan pergi Jiwa sudah mendesah perih Sebab frekuensi semakin tinggi Hati bertanya lirih Kapan kau menjemputku disini ? Menatap pasti dunia […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Tiada penyesalan – oleh Hermandstk

Adakah bintang malam Yang pernah berkata. Mengapa ia ada, Dan mengapa ia bercahaya di kala malam datang menjelma. Pernahkah ia bercerita Tentang warna senyap malam Yang tak mampu di lukis kan dengan sejuta warna, Begitu jua yang ingin aku rasa, Meskipun kini luka bersemayam dalam lubuk jiwa. Cukup lah aku yang merasa, Namun aku tak […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Tersimpan dalam Diam – oleh Prina Yelly

Diam adalah kunci Diam bukan berarti tak peduli Diam… diam… diam dalam sunyi ketika bumi bergetar… semua berhamburan… takut… takut.. takut… takut… takut takut.. rasa.. semua hanya rasa… rasa tersimpan dalam diam Tersimpan dalam Diam – oleh Prina Yelly Binjai
Baca puisi selengkapnya…