Telah Lenyap – oleh Agnes Rensi.B

Setetes darah takkan membuatku kembali.. Kembali dengan hal istimewa.. Sebuah cinta takkan membuatku utuh.. Utuh dengan semua yang jadi harapan.. Secerca cahaya takkan mampu merubah segalanya.. Segalanya yang telah hilang ditelan keserakahan.. Sebongkah berlian takkan mampu mengganti.. Mengganti berjuta permata dalam diriku.. Setitik embun takkan mampu menyejukkan.. Menyejukkan luka dan kepedihan.. Segalanya takkan mampu merubah.. […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Daun jatuh ingin kembali – oleh Rismawati Nur

Aku ini egois atau takut kalah Entah… Bila saja ku bertemu dia mlulutku kaki Hatiku membeku Dia bukanlah seorang pria Namun wanita cantik yang slalu bersamaku.. Aku tak tahu.. Bagaimana perasaanya padaku Aku tak tahu pedulikah ia atau tidak Namun,kini ku sadar ia terlalu dingin namun mencairkan gompalan es di kutub Ahhh.. Andai saja mulutku […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Tak Punya Pendirian – oleh Riska Prihatin Wahyuningsih

Aku duduk termenung Melihat lautan biru Kulempar daun-daun ke laut Kulihat ia terombang-ambing Kemana kau akan menuju ? Kemana arus pergi membawamu ? Kau seperti tak punya pendirian Tidakkah kau ingin menepi ? Mengapa kau tak berhenti ? Lihatlah,kau hanya mengikuti arus Tanpa satu pun tujuan Harusnya kau tahu Kemana kau akan berlalu Tak Punya […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Sepertiga Malam – oleh Alwan Rosyadi

Terbangun Lagi lagi ku terbangun Suara rintik hujan selalu ku dengar disepertiga malam Melengkapi keheningan dimalam ini Jam dinding mulai tersenyum dikala aku sedang menatapnya. Ketika aku mulai menginjakkan kakiku untuk memenuhi sunnahmu Tubuh ini menolak dan raga ini enggan untuk terbangun Tapi hati akan selalu merayu agar raga ini dapat terpikat olehnya Semoga iman […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Hembusan Nafasku – oleh Prina Yelly

kau ada karena aku kehadiranmu inspirasi dalam hidupku tanpamu… ketidak utuhanku sebagai perempuan aku perempuannya… tapi ku ibu bagimu… setiap hembusan nafasku.. kuhadirkan untukmu.. baginya akan ada penggantiku.. tapi ku yakin bagimu tak akan ada perempuan lain yang bisa mengantikanku berkali-kali hembusan nafasku.. hanyalah untukmu buah hatiku kau harapanku kau kebahagianku aku lah perempuan yang […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Dalam khayalku – oleh Silvia Dwi Pratiwi

Cinta semasa kanak Sayang dalam belaian Namun tak terasa Bagai kerikil diufuk asa Senandung cinta Tebarkan semua rasa Demi sebuah pertanda Kau bersuka cita Apa yang kufikirkan Tak sekalipun kutuangkan Biarkan tersimpan Tanpa ada anggapan Menatap ke depan Menatap ke awan Hilangkan keraguan Dan tetaplah bertahan Dalam khayalku – oleh Silvia Dwi Pratiwi FB: Silviia […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Tentang Hujan – oleh April

Taukah engkau Butiran air hujan pagi ini Menjamah segenap rongga kenangan Membawamu…… kembali Menghujaniku dengan letupan asmara Seketika…..kerinduan memuncak Tak ada lagi butiran hujan Hanya ada dirimu Dalam semesta harapku ………………………………………….. Tik tik tik…. Suara itu…. Menepuk sadarku Dingin ini Mengelus rinduku Semua kenangan terperangkap dalam genangan air hujan Tiba tiba…..bumi serasa tak berpenghuni! Taukah […]
Baca puisi selengkapnya…