Cinta yang terselimut Rindu – oleh Syukur Nur Muhammad Daulay

Semua datang begitu saja, lalu entah lenyap kemana, apakah ini rasa yang didewa-dewakan, yang dapat membisukan dan membutakan, beginikah rasanya? Lantunan detik jam tak kunjung berhenti, rindu mengutuk waktu, hingga lama terasa, dan dingin menyelimuti, beginikah rasanya? Kini aku mengerti,,, Inilah Cinta yang terselimuti oleh Rindu… Cinta yang terselimut Rindu – oleh Syukur Nur Muhammad […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Cinta terpahitku.. – oleh Kuswatun Hasanah

Dalam bekas rindu yg masih menapak.. aku memorikan dirimu sebagai senjaku.. mengantar cahaya menuju peraduannya.. hitam yg kini menjaring hati.. lama sudah aku menunggu kabar bahkan cinta yg sempat kau berikan.. lama hingga hati terasa kelabu.. benar saja,surat rindu yang kukirim setiap malam.. kau balas dengan gandengan dan cincin melingkar indah di jarimu.. bukan denganku,tapi […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Pengagum Rahasia – oleh Vita Sari

Teruntuk dirimu yang terindah Sebuah nama namun dengan makna yang tak terlukis Nama yang selalu tak asing ku ucap hanya dalam doa Di dalam sepinya waktu tidak pernah jeda aku merajut rindu di jiwa Di dalam sunyi-nya lara tak pernah luput aku rasa hal yang tak seharusnya ada untukmu Bahwasanya akulah pengagum mu Dibalik tabir […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Rasa yang Bisu – oleh Meli Susilawati

Teriak sunyi didalam kalbu Memanggil cinta yang dirindu Andai ia benar-benar tau Tentang cinta yang membisu Mungkin saja hati yang lusuh Akan segera terbasuh Oleh harapan yang tumbuh Dan rasa yang berlabuh Tunduk wajahku.. Adalah satu kesabaranku Diam mulutku.. Adalah rasa yang terpaku Senyum tulusmu yang getir Cukup mampu membuatku berpikir Mungkinkah rasaku ini benar […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Semua Karena Dirimu – oleh Yeni Sri Maharani

Kau tau aku sangat menyayangimu Itu semua karena dirimu Karena kasih sayang mu yang sesaat Dan kau pun tau Ku sangat mencintaimu Itu pun karena dirimu Karena rasa cinta mu yang sesaat. Dan apa kau tau Alasan perilaku dan sikapku Berubah belakangan ini? Itu pun karena dirimu Sekarang kau berubah Setelah kau dekati wanita itu […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Rahasia Senja – oleh Murni Oktarina

Kemarin kulihat senja ada di matamu Tapi kini kaupejamkan matamu erat Kaukunci senja di sana; terkurung sendu Hari ini tak kutemukan senja di matamu Padahal matamu tak lagi terpejam erat Katamu senja telahpergi; bersama rindu Namun senja tak pernah berniat pergi Dia selalu ada di sana, menatapmu dari kejauhan Memastikanmu bahagiabersamaku di sini Senja tak […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Hantu, Pisau dan Gula – oleh Fadli Putrajaya

Malam terasa melankolis merayuku menari dalam kenangan diatas lantai pada ujung pisau bertabur gula manis menyertai perih, lekat dan berdarah diiringi ritme sepi nan mistis dan cahaya berkelip diatas sana, seperti langit malam pada musim kemarau tahun-tahun yang telah lalu hantu-hantu lelah bersolek putus asa tak mampu menggoda Dan para bidadari hanya tersenyum getir menyangga […]
Baca puisi selengkapnya…