Kesepian – oleh Karomah

Sia-sia aku menunggu tak ada kabar tak ada pesan tak ada sapa Sia -sia aku menanti kau tetap berdiri disana tanpa jawab diam seribu bahasa semua hanya semu tak ada arti aku untukmu do’a senyap ini terhenti semoga kamu bahagia Kesepian – oleh Karomah Nganjuk
Baca puisi selengkapnya…

 

Rinduku di atas lukaku – oleh Prina Yelly

mana di mana aku kini masa di mana kau kini masa aku menjerit karna rindu aku rindu… aku luka…. kini rinduku di atas lukaku oh masa… oh luka… kini patahlah hatiku… jika ada suatu masa ingin kuhapus rindu dan kubasuh lukaku oh masa.. oh masa.. kini masaku lenyap sudah kini masaku pupus sudah.. ah tak […]
Baca puisi selengkapnya…

 

ILUSI – oleh Laurencia Theresa Monica

Sebuah ilusi belaka Jika kau meninggalkanku Tak pernah terbayang Bagaimana bisa kau khianati cintaku Tak pernah terfikir di benakku Kemunafikan akan keluar dari bibirmu Sebuah pengkhianatan kau rencanakan Tuk membodohi seorang perempuan tulus Tidakkah kau ingat? Kenangan yang kita lalui saat itu? Saat kita melewati lika-liku dalam hubungan Menjalani hari-hari bahagia bersama? Apa arti semua […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Simphony Hitam – oleh Laurencia Theresa Monica

Terjerat arah melangkah sendu Saat sunyi menghampiriku Kau datang bagaikan pelangi Dan pergi bagaikan simphony Alunan-alunan sendu memanggil Lamunan masa lalu membawa isak tangis Satu masalah berat yang kuhadapi Saat harus melupakan semua Melupakan segala cerita Segala kenangan indah yang pernah kita lalui Saat engkau memutuskan untuk berpaling hati Dan mengkhianati janji setia sehidup semati […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Hujan dan kepedihan – oleh Prina Yelly

Hujan menyelimuti malam membuatku merintih dalam kepedihan… dalam selimut lusuhku masih saja berharap, harap yang tak pernah sampai… ada luka ada duka ini kisahku kisah pahitku dalam mengenal rasa kini asaku hancur bagai debu yang berterbangan kini patahlah hatiku dalam sebuah penantian.. harap lenyap.. ingin pupus.. dalam masa dan waktu jika semua kembali… semua mungkin […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Siapa Diriku Untukmu? – oleh Nanda Arnesa

Tulisan ini hanyalah, Puisi yang tak berarti untukmu Melalui selembar kertas putih Dengan goresan tinta sejuta makna bagiku Dingin merengkuh tubuh Hembusan nafas terasa lamban berlalu Lelah jiwa berkelana di ujung samudera Sudah kukoyak awan hitam yang menghalangimu Ketakutan akan jalan yang kau lukis sendiri Telah kuhalau dengan genggaman setiaku Namun… Hanya satu hal yang […]
Baca puisi selengkapnya…

 

Omong Kosong Rindu – oleh A. Wafi Irsyad

Bukannya bertemu melepaskan rindu Yang ada hati makin menggebu Kini kau hanya bayangan semu Keadaan yang memaksa kita jauh Memang dia merasuk pikiranmu Bukankah aku masih didasar hatimu Menyelam jauh dan muncul dalam syahdu Rupanya rindu tak sekedar bertemu Omong Kosong Rindu – oleh A. Wafi Irsyad IG : wafiirsyad Gresik
Baca puisi selengkapnya…